saya bersama istri ada flight pagi ini, percakapan di rumah:
๐จ๐ป: boarding jam berapa kita, sayang?
๐ฉ๐ปโ๐ฆฐ: jam 08.15.
๐จ๐ป: sekarang jam berapa, beb?
๐ฉ๐ปโ๐ฆฐ: jam 8.00.
๐จ๐ป: loh telat ๐ญ๐ญ
tancap gas dari rumah ke bandara, sekitar 10 menitan tiba. Kami akhirnya di ruang tunggu. Dan ternyata, belum ada tanda-tanda untuk boarding.
lupa ternyata naik Super Air Jet ๐ซ
Yang baca dan menekuni Tan Malaka di negara ini kan ga cuma 1-2 orang doang. Maka tafsir akan pemikiran Tan Malaka bukan cuma monopoli satu pihak saja.
Apalagi klo yg dibahas berdasar kajian faktual dan studi tekstual.