Tengtara belagak mandor, briefing ini-itu, pembagian tugas ke kuli dari A sampai Z, fafifu was wes wos, tapi kok ngga pake genteng?
Bukannya di atas podium ngagung-agungin gentengisasi?
Lagian ni bangunan bakal apaan sih? Output-nya bakal begimane? Ada impact-nya buat warga?
Guys, ada satu tweet yang lagi bikin dunia maya heboh banget, dan gue yakin lo bakal baca ini sambil geleng-geleng kepala sambil mikir, “Gila, sampe segitunya ya?”
Quote dibawah dari berita Korea, tapi isinya bikin merinding. Intinya: perempuan Korea sekarang pada bawa tisu sendiri ke toilet umum.
Kenapa? karena ada kasus baru yang bikin cewek-cewek di sana trauma berat. Bayangin lo lagi buru-buru ke mall, masuk toilet, ambil tisu toilet yang disediain, lap… eh tiba-tiba rasanya kayak ada api yang nyengat sampe harus lari ke rumah sakit.
Sakitnya nggak main-main, katanya “extreme pain”.
Tapi yang bikin shock, ini bukan karena sabun atau alergi biasa. Ini karena lem super! Ada orang gila yang pake lem buat nempel-in kamera kecil di toilet cewek. Lemnya kelebihan, nempel ke gulungan tisu, terus pas cewek pake… ya kena deh.
Video dibawah adalah berita SBS Korea, nunjukin reporter lagi bahas kasus ini: ada perempuan yang lapor ke polisi setelah pake tisu toilet di toilet umum mall, badannya langsung merah2, perih banget.
Polisi bilang, pelakunya lagi pasang kamera tersembunyi pake lem, tapi lemnya belepotan ke tisu.
Sekarang lo bayangin: ini bukan cuma satu-dua toilet. Ini lagi jadi tren baru di Korea. Molka (kamera tersembunyi) di sana emang udah jadi penyakit masyarakat yang parah banget dari dulu. Fitting room, hotel, bahkan toilet umum — semuanya udah jadi target.
Tapi kali ini mereka naik level: bukan cuma nyembunyiin kamera di lubang angin atau di bawah wastafel, tapi pake lem biar kameranya nempel permanen.
Hasilnya? Tisu toilet yang seharusnya aman malah jadi senjata kimia buat cewek-cewek.
Yang bikin tweet ini viral adalah pesannya yang super relatable: “Cuma mau masuk toilet aja, perempuan harus was-was.”
Di Korea sekarang, cewek-cewek pada bawa tisu sendiri dari rumah. Bukan karena gamau sharing tisu sama orang lain, tapi karena takut.
Takut lemnya nempel. Takut ada yang ngintip. Takut hidupnya di-record tanpa izin. Ini level paranoia yang bikin lo mikir, “Dunia udah gila apa gimana?”
Lebih dalem lagi, ini nunjukin masalah sistemik di sana. Korea terkenal dengan budaya “molka” yang udah kayak epidemi.
Ribuan kasus tiap tahun, pelakunya kebanyakan cowok biasa — remaja, karyawan kantor, bahkan anak sekolah. Hukumannya? Seringkali cuma denda atau penjara ringan.
Makanya mereka berani terus. Sekarang metode barunya ini bikin cewek harus ekstra siaga: cek tisu dulu, bawa tisu sendiri, atau bahkan beli alat detektor kamera yang lagi viral di e-commerce.
Tapi yang bikin gue paling geram: ini bukan cuma soal satu orang sakit gara2 infeksi lem. Ini soal bagaimana perempuan di Korea (dan mungkin di mana-mana) harus hidup dalam ketakutan konstan.
Mau ke toilet? Was-was. Mau ganti baju di fitting room? Cek dulu. Mau nginep hotel? Scan kamar. Hidupnya kayak lagi main game survival, padahal cuma mau hidup normal.
Tweet ini lagi jadi cermin buat semua orang: teknologi kecil kayak kamera mini + lem super bisa bikin satu tindakan sehari-hari jadi neraka.
Dan yang lebih parah, pelakunya merasa “gampang kok, nggak ketahuan”.
Gue harap kasus ini bikin polisi Korea gerak cepat, hukuman berat, dan masyarakatnya mulai sadar — cowok mana yang masih berani ngelakuin hal gini di tahun 2026?
Perempuan berhak merasa aman di toilet!
@abulmuzaffar10 "Bahwa bangsa kita ini mentally corrupt."
Kalimat ini aku setuju banget, sayangnya faktanya begitu, bedanya sama pejabat, yang satu punya kekuasaan buat korup, rakyat jelatanya ga punya akses tapi dalam keseharian mental korup.
Jujur, ya, kelakuan oknum orang Indonesia di Mekah itu kelewatan.
Gw sebagai yang pernah haji aja ilfeel sama mereka.
Pelaku yang hobi fasilitasi haji ilegal, itu banyak orang Indonesia. Biasanya mereka berkoordinasi sama petugas setempat, tapi sekarang makin sulit karena pengawasan Saudi makin ketat.
Yang melakukan penipuan haji badal (haji untuk menggantikan orang wafat), itu banyak orang Indonesia.
Caranya? cuman kasih foto dan video lagi di Arafah (tapi pakai video lama) atau ya ga ngabarin sama sekali dan kabur.
Yang melakukan makelar kurban dan dam (denda haji tamattu yang mana seorang jamaah haji harus menyembelih 1 domba), itu banyak orang Indonesia.
Yang makelar ini unik, karena banyak dari mereka menipu jamaah atau ya menaikkan harganya gila2an tidak sesuai dengan harga semestinya.
Yang akhirnya bikin saudi bikin aturan larangan jamaah haji untuk beli kurban dan dam ke makelar, dan harus beli langsung ke pemerintah Saudi.
Ini belum lagi kasus-kasus yang lebih gelap...
Dari pengalaman haji selama 40 hari itu, gw semakin yakin...Bahwa bangsa kita ini mentally corrupt.
Jadi ga usah heran sama kondisi negara ini. Lah di tanah suci saja, mereka berani menzalimi jamaah haji wwlwlwllw
Bagi yang belum yakin tentang rapor merah Prabowo-Gibran:
1. Nilai tukar rupiah terendah sepanjang sejarah
2. Kabinet tergemuk sepanjang sejarah
3. Presiden paling sibuk ke luar negeri dan wapres paling tidak berguna sepanjang sejarah (51 kunjungan dalam 2 thn, sementara Jokowi 58 dalam 2 periode)
4. Nominal utang & suku bunga APBN terbesar sepanjang sejarah
5. Proyek Korupsi termahal sepanjang sejarah
6. Praktek Nepotisme terparah sepanjang sejarah
7. SDM generasi muda terendah sepanjang sejarah
Produksi Mineral Indonesia
- Nikel: No 1 di dunia
- Timah: No 1 di dunia
- Batu Bara: No 2 di dunia
- Tembaga: No 5 di dunia
- Emas: No 6 di dunia
- Bauksit: No 6 di dunia
Lalu kenapa mata uang kita lemah? bukannya ini artinya indonesia gelap?
Basarnas dan para first responders ini yang anggarannya harus ditambah, kecepatan, presisi, serta peralatan terbaik sangat diperlukan utk menyelamatkan nyawa. Bukan malah bayar langganan Zoom miliaran rupiah.
Keren banget intel warga.
Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47.
Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52.
Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya.
Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30.
Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung.
Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal.
Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman.
Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ.
When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot.
Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
Sci-Hub nyolong 85 juta+ jurnal ilmiah dan bagiin gratis ke semua orang. Sekarang malah tambah AI (Sci-Bot) buat jawab pertanyaan sains pake artikel full-text.
Jangan dipake ya. Kasihan dong penerbit akademiknya, masa jadi hak bisa foya-foya lagi.
Linknya ada di bawah, supaya kita waspada dan kita hindari!
Di atas podium sok teges; mengagung-agungkan sistem merit. Anti koneksi-koncoisme, anti ini anaknya siapa, ponakannya siapa. Faktanya? Bayangken, satu orang ADIK KANDUNG menjabat 5 posisi strategis sekaligus.
WHAT AN UNMISTAKABLY, PAINFULLY BLATANT HYPOCRISY!! 🫵🏻
#RezimMunafik
Ciri-ciri negara gagal: orang kaya dan pejabat negaranya cuma mau kemana-mana naik mobil pribadi.
Kalau sampai dikawal polisi, berarti sudah gagal total.
Guys, ini info paling gila hari ini......
ada sesuatu yang nggak masuk akal banget lagi beredar soal program pemerintah ini dan jujur,
ini bukan cuma aneh…
tapi udah mulai keliatan ngeri + sistematis
Jadi gini…
Ada info kalau titik SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) itu terus nambah setiap hari.
Padahal di sisi lain, portal resmi buat daftar mitra katanya udah ditutup sejak 1 Desember 2025.
Sekarang coba pikir logikanya pelan-pelan…
- Portal pendaftaran ditutup
- Tapi jumlah titik terus bertambah
- Bahkan dilaporkan tiap hari ada penambahan
Pertanyaannya simpel:
Masuknya dari mana?
Ini bukan soal “ah mungkin ada update internal”…
Kalau sistemnya transparan, harusnya:
- Ada pengumuman resmi
- Ada mekanisme khusus
- Atau minimal ada penjelasan ke publik
Tapi kalau yang terjadi malah “tiba-tiba nambah”…
ya wajar kalau publik mulai mikir:
ini data real atau cuma angka di atas kertas?
Dan makin panas lagi ketika dikaitin sama isu bayaran…
Ketika satu titik SPPG bisa dapat sekitar 6 juta per hari.
Kalau itu benar, berarti:
Makin banyak titik → makin besar anggaran yang keluar
Makin besar anggaran → makin besar juga potensi “mainannya”
Kasarannya sppg nya tidak benaran ada
tapi insentifnya jalan terus
sppg bodong atau fiktif
Di sinilah mulai kerasa pedasnya…
Karena ini bukan cuma soal angka nambah.
Ini soal uang negara + transparansi + kepercayaan publik.
Yang bikin miris bukan cuma dugaan “aneh-aneh”-nya…
tapi pola yang sering kejadian:
- Sistem ditutup ke publik
- Data tetap berjalan di belakang layar
- Publik cuma dikasih hasil akhir tanpa tahu prosesnya
Kalau kayak gini terus, ya jangan heran kalau muncul kecurigaan:
Ini beneran program jalan… atau sekadar laporan yang ‘dibikin jalan’?”
Gue gak bilang ini pasti ada pelanggaran.
Tapi yang jelas:
Kalau logika sederhana aja gak nyambung,
berarti ada yang harus dijelasin.
Karena di era sekarang, masalahnya bukan cuma korupsi atau enggak…
tapi kepercayaan publik itu dibangun dari transparansi.
Dan kalau transparansi hilang,
yang muncul bukan cuma kritik
tapi ketidakpercayaan yang jauh lebih bahaya
coba di cek tuh situs bgn udah lama tutup
tapi hampir tiap hari laporan banyak sppg baru
Dicritain sama temen yg kerja di bank internasional 3 huruf (depannya bukan B) as economist
Salah satu penyebab turunnya idr karena banyak bgt uang panas dan gajelas yg jumlahnya besar (disinyalir uang korupsi) dalam idr itu dibelanjain ke sgd dan usd
Beneran org cuma cari duit gak halal di negara ini trus memperlemah mata uangnya