Ketika seseorang diingatkan, mereka kemudian mengarang kalo dirimu begini dan begitu di kepalanya. Kemudian merendahkan karakter fiktif itu demi meraih kepuasan egonya.
Apa sebutannya fenomena ini?
@svrhld Ya jelas peduli, prinsip gw tetap sama, berhenti merendahkan orang lain. Bahkan mau direndahkan oleh orang gw bela sekalipun prinsip gw ga akan berubah.
@naevermore_ Ya sama. Omongan gw bukan khusus untuk membela laki2 yg dikatain jelek. Omongan gw untuk membela orang yg direndahkan oleh orang lain karena penampilannya mau itu cewe atau cowo. Coba baca lagi, itung2 belajar memahami bacaan
@pukipukipau Jelek itu bukan sesuatu yang membuat seseorang jadi rendah. Penampilan juga bukan ukuran untuk menentukan nilai atau martabat seseorang. Bahkan kalau menurut orang lain wajahmu jelek sekalipun, saya tetap tidak akan menganggapmu rendah.
@magentaflakez@ptrbrmnty Kalian berasumsi klo gw tersinggung dia ngatain cowok ugly.
Padahal gw tu ngerespon dia yg make kata ugly untuk merendahkan orang. Kalo misalnya ada cowok yg ngatain ugly ke cewe, respon gw bakal tetap sama.
Ngapa sih kalian tu maksa banget kalo asumsi kalian lah yg benar?
@blo0med Kalo mau baca dengan hati yg bersih harusnya sudah jelas yg saya komentari bukan bagian "merendahkan cowok", tapi penggunaan kata ugly untuk merendahkan orang lain, mau itu ke cewe atau cowo. Tapi kalian membuat seolah saya ketrigger karena cowo dikatain ugly oleh dia. 🤦♂️
@merylnotstreep_ Iya, gw ngerti maksud lo soal pengen standar yang sama diterapkan ke laki-laki. Cuma menurut gw ada satu hal yang kurang bagus: penggunaan kata “ugly” sebagai sesuatu yang merendahkan. Sama kayak penggunaan kata hitam dan kampung untuk merendahkan.
@namazu_sensei@sitikusmininis Ibarat main gitar, belum tau fret yg mana yg punya bunyi nada yg mana. Kalo sering dilatih juga pasti bisa. Makanya latihan dari yg paling basic dulu jangan langsung nyanyi lagu. Sering nyanyiin arpegio sambil ngikutin suara instrumen yg proper bisa sangat membantu