@dosenkesmas Baru baca lengkap.
Copywriting-nya juara sih.
Hook-nya bagus. Bikin penasaran. Kita termakan asumsi awal.
Tapi ceritanya bikin plot twist dan memuaskan pada akhirnya.
Pesan tersurat soal promosinya tidak bikin emosi. Hahaha
Jauh sebelum Mark Wiens terkenal suka miring ke kanan tiap nyoba makanan--minggu ini, jujur, gw lagi kangen berat sama Pak Bondan.
Beliau selalu punya trik unik untuk ngenalin kuliner tanpa bikin kita merasa tertuntut setiap nemu tempat makan enak.
Mari kita telaah tanda dan gejala Skizofrenia pada tulisan fufufafa yang dia tujukan kepada Pak @prabowo, tanggal 21 Juli 2014 jam 23:51, tengah malam
Tengah malam dia masih memikirkan Pak Prabowo dengan penuh obsesif, ini tanda Obsessive Compulsive Disorder, seperti yang saya sampaikan di Chanel Abraham Samad Speak Up.
Orang mikirin orang lain tengah malam, kalo ngga dia cinta banget ya benci banget pastinya ya, sampai jadi Obsessive.
Sekarang perhatikan tanda dan gejala Gangguan Proses Berpikir, Delusi persepsi - membayangkan sesuatu yang tidak masuk akal, Disorganisasi dan Inkoherensi.
"Saya lagi membayangkan Prabowo mendaki semeru"
Ini pikiran delusif, dan flight of idea, loncatan pikir
Kenapa?
Karena dia membayangkan Pak Prabowo sebagai objek obsesifnya, yang berbadan gemuk sedang mendaki Semeru
Dalam pikiran delusif ya, hal tersebut sangat lucu.
Orang gemuk, mendaki (gunung) Semeru
"Trus pas sampai di puncak, dia mengibarkan bendera merah putih*
Ini adalah usaha otak mati-matian untuk mencari logika, sehingga ketemulah objek Prabowo dengan objek bendera merah putih
Dalam pikiran sadarnya yang sayup-sayup dia masih merasakan "hubungan" antara Prabowo dengan Nasionalisme, tergambar sebagai bendera merah putih.
Tapi udah bener nih, logikanya, eh lah kok tergelincir lagi dalam Delusi.
"Lalu dia berteriak "Titiek kembalilah kau ke pelukanku"
Terjadi Flight of Idea dan Inkoherensi.
Pikiran obsesifnya, mengembalikan Prabowo sebagai objek yang ingin dia rendahkan
Karena sepengetahuannya, Pak Prabowo dan Bu Titiek sudah berpisah, maka kesepiannya Pak Prabowo adalah sebuah missery, kepiluan, kepiluan yang dalam pikiran Psikotiknya, layak dijadikan bahan hinaan.
Prabowo yang cerai dari bu Titiek, bagi fufufafa, adalah situasi yang layak dia jadikan sebagai bahan Bullyan.
Kurang lebih seperti orang kaya yang suka mengejek orang miskin,
Orang yang perawakannya kuat yang suka mengejek orang yang badannya kecil dan lemah.
Bagi Psikopat seperti fufufafa, kepiluan seorang Prabowo karena bercerai dan hidup sendiri, adalah sesuatu yang layak dia hina dan dijadikan bahan ejekan.
Yang menarik adalah kalimat berikutnya:
"Trus habis itu dia menggelinding turun ke bawah seperti seekor landak"
Dalam benak pikirannya yang delusif dan halusinatif
Maka dia membayangkan tubuhnya Pak Prabowo yang gemuk bulat akan lucu sekali ketika menuruni gunung,
Bergulung-gulung bagaikan seekor binatang
Masalahnya, di detik itu dia lupa binatang apa itu, tapi di bayangannya ada binatang itu, yang seharusnya adalah seekor trenggiling, yang memang bisa bikin bulat badannya lalu bisa menggelinding
Otaknya lupa dengan trenggiling, maka sembarangan dia ambil landak.
Bayangkan, fufufafa ini mengasosiasikan Presidennya, Pak Prabowo, dengan seekor binatang! Seekor binatang, yang menggelinding, terguling-guling.
Pasti saat dia menulis ini, si fufufafa terpingkal-pingkal sendiri, membayangkan Pak Prabowo jadi trenggiling (tapi dia lupa nama itu jadi dia tulis landak)
Bayangkan suasana saat itu, tengah malam, seorang Psikopat Skizofrenik, memuntahkan segala hinaan dan ejekan kepada seseorang yang dia benci setengah mati.
Sama sekali tidak pernah terpikir olehnya, bahwa satu saat orang akan membongkar siapa jati diri akun fufufafa ini.
Kalimat terakhir
"Pas nyampe di bawah, dia langsung beli jagung bakar"
Kenapa jagung bakar?
Karena tiba-tiba terjadi lagi flight of idea, loncat pikir
Pikiran delusifnya, mengasosiasikan gunung Semeru, dengan pemandangan yang pernah dia saksikan, Puncak Pass , yang di lerengnya banyak orang berjualan jagung bakar.
------
Kurang lebih seperti ini cara melakukan analisis dan sintesis dengan ilmu Behavioral Neuroscience, atas tulisan fufufafa kepada Pak @prabowo
Ketika anda jadi tahu bagaimana rusaknya cara berpikir Psikopat Skizofrenik seperti otak fufufafa ini, maka sama sekali tidak ada kelucuan pada postingan ini.
Sebab ini adalah tulisan jahat, keji, dan bengis dari seorang Psikopat Skizofrenik.
Kebohongan yang betul-betul sundul langit tak ada lawan karena melibatkan Institusi Besar, UGM.
Satu
"Joko Widodo", Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM, TIDAK PERNAH kuliah di jurusan Teknologi Kayu.
Kenapa?
Karena tidak pernah ada Jurusan Teknologi Kayu di Fak Kehutanan UGM, dari sejak berdirinya Fakultas tersebut di tahun 1963 sampai sekarang.
Ketika "Joko Widodo" kuliah di tahun 1980
Ada 4 Jurusan yang ada:
1. Ekonomi dan Perusahaan Hutan
2. Silvikultur
3. Teknologi Kehutanan
4. Konservasi Sumberdaya Hutan
(Saat ini keempat jurusan tersebut sudah berganti nama, tetapi tetap tidak tidak ada Jurusan Teknologi Kayu)
Artinya, ketika Mulyono sampaikan dia kuliah di Fakultas Kehutanan Jurusan Teknologi Kayu, entah dia lupa ingatan, gila dadakan, atau lupa contekan.
Dua
"Joko Widodo" yang kuliah di Fak Kehutanan UGM tahun 1980, TIDAK PERNAH memiliki Dosen Pembimbing Skripsi bernama Ir. Kasmudjo.
Karena berdasarkan repository UGM, untuk Skripsi mahasiswa bernama Joko Widodo, Pembimbingnya adalah Prof, Ir. Achmad Soemitro (almarhum)
Jadi, ketika Mulyono, mengatakan bahwa dia dibimbing oleh Ir Kasmudjo, berarti dia lupa ingatan, dan sembarangan memanggil Dosen untuk dia akui sebagai Dosen Pembimbing.
Padahal, kalau benar dia Pemilik Skripsi yang termuat di Repository UGM, tidak mungkin seorang mahasiswa lupa siapa Dosen Pembimbingnya, kecuali dia penderita lupa ingatan.
Tiga
Kalau seseorang pernah menjadi Mahasiswa betulan, pernah dibimbing betulan oleh Pembimbing Skripsi
TIDAK PERNAH DALAM SEJARAH MANAPUN, ada Dosen Pembimbing Skripsi yang galak sampai bentak-bentak mahasiwanya. Kecuali mahasiswa itu tolol atau gila.
atau sebetulnya tidak pernah jadi mahasiswa, cuma halusinasi saja:
Membayangkan dia jadi Mahasiswa UGM, Dosennya galak suka bentak-bentak, seperti yang dia baca di Komik Doraemon.
#SEBARIN
Kata siapa CPR susah? Catet!
1. Pastiin km sbg penolong, lingkungan, & korban aman
2. Cek respons
3. Klo g sadar, call ambulans
4. Cek nadi karotis. Gak ada? Langsung CPR
PS: km awam & gbs cek nadi? Yaudah, jika korban ga sadar + ga napas, asumsikan henti jantung ���️ CPR
Sebiadabnya anak gila ini menghina dan memfitnah brutal:
-----
Istri cerai
Anak homo
Terus lebaran sama siapa?
Kasihan capres yang anaknya fashion designer homo
-----
Hanya Psikopat yang mampu menghina dengan keji orang-orang yang tidak punya salah apa-apa dengannya, tidak pernah merugikan dia, tidak pernah mengusik dia, tidak pernah menjahati dia satu kalipun.
Kata siapa Lebaran kemana. Mereka lebaran bertiga, baik-baik saja, mesra dan romantis.
@Gerindra@fadlizon@bang_dasco jangan sampai kalian diamkan saja bocah gila yang menghina Presiden sekaligus Ketua Partai kalian ya.