Lost my spark-nya lagi kenceng banget akhir-akhir ini. Lagi males ngejar apa pun, males berharap ke siapa pun. Cuma pengen menjalani hari ini karena emang masih bernapas aja.
No target, no ekspektasi, cuma survive mode on.
Pengen peluk semua perempuan yang lagi babak belur nyari jalan hidupnya sendiri.
Yang kalau ada apa-apa, ya mikir sendiri, beresin sendiri, nangis sendiri, terus besoknya kerja lagi. 😭
No backingan, no safety net. Cuma modal “ya Allah, semoga kali ini aku kuat” sambil tetap jalan. 🫂
inti ceramah jumatan hari ini:
“jangan batasi doamu dengan logikamu, mintalah yang terasa mustahil, karena yang kamu ajak ngobrol ini bukan (Manusia).”
Allah so, so, so, so, so, so, so, so, so, so powerfull.
Ternyata ada orang yang bertahan hidup cuma karena dia tau bunuh diri itu dosa. So guys please be kind, be nice, be positive, be genuine in this cruel world.
Indah sekali kata-kata ini:
"Jangan batasi doamu dengan logikamu, mintalah yang terasa mustahil, karna yang kamu ajak ngobrol ini bukan (manusia)."
Percaya Allah so, so, so, so, so, so, so, so, so, so powerfull.
Tiba-tiba hilang dari Instagram. Foto di-archive semua. Username diganti. Story berhenti update. Atau deactivate dulu. Pernah melihat seseorang melakukan ini.
Menariknya, keinginan utk "menghilang" dr sosial media bkn cm soal ingin istirahat. Ada proses psikologis di baliknya.