Insight bagus buat yang masih bingung dengan perkara "Ulil Amri" di Indonesia dan bagaimana sikap kita sebagai muslim yang lurus. Silahkan disimak:
1. https://t.co/G7ZKQa2Xky
2. https://t.co/Fouu1WwaS3
3. https://t.co/SxbAHhUgb8
Semenjak skena pada nyoblos dan rela menjadi influencer capres, semua tidak sama lagi.
Bukti bahwa rebellion dan diferensiasi hanya pada susunan tangga nada saja, namun tidak pada manusianya.
Poseur teriak Poseur itu nyata.
Belum lg apabila kamu taklid buta dgn pemimpin kecintaan, kamu akan "menghajar" siapapun yg mengkritiknya, entah itu saudara, sahabat bahkan ortu. Sudah terjadi di grup2 WA keluarga/kelompok kamu kan? Setelah itu suasana jadi dingin kan? Rugi kan? Si pejabat mah tetap hidup enak
Pejabat pake baju metal: lunglai jatuh hati.
Pejabat marah2 pake kata TAI di televisi: langsung bangga dan dianggap bersih.
Pejabat ngontenin rakyat: langsung over pride "Bapak aing!"
Pejabat ngeliatin desain arsiteknya: Langsung tak bisa kelain hati.
Kpn kalian punya sikap?
Posisi rakyat seharusnya tetap sebagai "pengawas, pemberi masukan dan kritik". Karena pUJIAN itu mengandung UJIAN bagi si pejabat itu sendiri. Jatuh hati dengan pejabat itu lebih berbahaya daripada menjadi kritikus, karena suatu saat kamu kecewa, kamu akan 'gondok' besar.
Lebih ngeri lagi ada yang mendukung ngamuknya doi sambil bilang: atuh da macem2 ka "bapa aing". Kayaknya militansi pendukungnya juga kebawa ngeri. Udah ga sehat nih dunia pernegaraan. Fanatisme dan arogansi sikap penguasa dinormalisasi. Siap2 dengan tahun2 yang melelahkan.
Ngeriii po, KDM ngamuk ke suporter persikas krn membentangkan spanduk di acara dia.
Pdhl sbg pemimpin bisa mengingatkan, marah pun ga papa, tapi ini sampai keluar kata2 kasar dan ngamuknya sangat lama.
Dia merendahkan rakyatnya dihadapan orang banyak lalu diakhir dia bilang, jgn suka merendahkan orang lain.
Silahkan nilai sendiri.
Memuji dan membela berlebihan kepada pejabat hanya akan menjadi "time bomb" yang dimasa depan akan menjadi sesuatu yang justru melukai kita. Tidakkah kita mengambil pelajaran dari 10 tahun kemarin? Stop puja puji. Tetap kritis dan awasi.