Selain Spanyol punya #6 dan #8 terbaik, relasi sayap dan fullback sangat teratur, mereka tahu kapan ke dalam atau ke luar. Porsi yang sangat baik dalam mengambil risiko: frekuensi mengambil tembakan, umpan terobosan, dan crossing beresiko.
Passing ga pernah underhit, first touch yang baik membuat dia nyaman bermain antara, kontrol "chaos moments" bukan karena fisik tapi karena antisipasi, selalu keep the basic. Cerminan number 6 terbaik di dunia.
Selain Spanyol punya #6 dan #8 terbaik, relasi sayap dan fullback sangat teratur, mereka tahu kapan ke dalam atau ke luar. Porsi yang sangat baik dalam mengambil risiko: frekuensi mengambil tembakan, umpan terobosan, dan crossing beresiko.
��🗣️ Joshua Kimmich on Italy not making it to the World Cup:
"Italy have missed out on three World Cups, but in between, you won a European Championship."
"In the last decade, we (Germany) have only won one Confederations Cup. Perhaps I'm not the right person to answer this, but obviously, I always hope you play in the World Cup and the Euros."
"Italy is a great country, with excellent players who I’d love to see at a World Cup, so I'm not happy with how it went."
Federico Valverde, segalanya dimulai dari determinasinya tak tertandingi, the one who sets standard of his team. Beruntung Madrid punya captain material seperti dia.
Struktur di belakang 3-1 juga sangat konsisten dan jelas, spacing selalu terjaga. Sisi kiri selalu diisi oleh Pavlovic atau Kimmich, sangat percaya diri selalu minta bola tanpa ragu. Gnabry dan Jackson juga brilian, tahu kapan turun, support di daerah 2nd phase.
4-2-3-1 bertransformasi menjadi 3-1-2-4, Olise dan Diaz sebagai isolasi di sisi sayap. Stanisic dan Laimer konsisten support overlap buat kreasi 2v1, paling spesial kadang bombing move masuk ke kotak penalti.
@samsulgalaxys21@vangeorgh This is a masterclass from my lecturer, Mr. Ashar Saputra, as structural engineer. The project was completed in just three weeks.
Alih-alih memasang Salah dan Gakpo sebagai sayap, Slot memilih memasang Szoboszlai dan Wirtz di sayap. Interchange di second line terpenuhi. Hasilnya? 5 pertandingan terakhir Liverpool tak terkalahkan
5 pertandingan terakhir Slot memasang 3 gelandang tipe second phase (Grav, Jones, Macca) bersamaan. Ketiga gelandang ini tau kapan timing turun, kapan support sebagai 3rd man.
Problemnya hanya 2 gelandang Liverpool yang sering turun, Szoboszlai tidak tau kapan timing turun, Salah dan Gakpo juga tidak sering turun ke second line. Membuat Liverpool sulit pegang bola jadi momen pertandingan banyak transisi, terlalu banyak lari