Hal yang menyedihkan adalah ketika aku melihatmu di semua galerry yang terismpan… hanya menjadi kenangan… namun cinta ini utuh tanpa di propokasi oleh siapapun.
Malam berlalu tepatnya. Kamu datang dalam mimpiku dengan kebahagian bersama. Namun ketika aku bangin aku menangis karenamu ternyata hanya mimpi(:….. kuberdoa semoga kita bertemu, jika tidak maka anak2 kita nanti.
Arahku kembali di airport ini, mata batinku teringat tilasanmu saat itu. Gembira tiada henti brsma. fikiran & hati hanya tertuju kpdmu. Ttpan wajah berbrngan dgn senyuman kerinduan, sling tersenyum & bergandeng tangan sepjng jalan tiada lepas. Setiap hari merindu smpi saat ini.
Pagi ini berbelok arah untuk menelusuri jejak tapakmu yang dulu pernah dipijak…mengingat namamu di gedung yang sama namun belum sempat berkenalan secara mendalam, namun menjadi terdalam saat tapak jejak itu melalui panggilan seluler hinga sampai sekarang masih tetap kusimpan…
Malam ini aku melewati lagi jalan tol yang sama…. Hayalku terarah kepada kabarmu yang tiada bayang menjadi wujud keadaan… mataku kenapa tiba-tiba menteskan air mata sambil mendengarkan lagu roma “Pertemuan”…. Semoga batinmu juga merindukanku…..