w bukan asn, tapi w pernah kerja di media dan beberapa kali jadi volunteer di daerah bencana
buat yang ini w bakal belain dulu, soalnya sinyal di daerah bencana sejelek itu. starlink juga g sebagus itu, kalau gak pernah turun di lapangan mending tahan dulu jarinya
Tahun 2000, chief designer Nokia bikin prototipe hape touchscreen berwarna, satu tombol doang.
Bisa cari restoran, main game, belanja , 7 tahun sebelum iPhone lahir.
Awal 90-an, mereka bahkan udah bikin tablet touchscreen nirkabel.
Dia sendiri ngaku: "Kami udah bener-bener nailin itu." Tapi ngga satupun dari dua produk itu pernah dijual ke pasar.
Nokia bukan kurang riset.
Justru kebalikannya , mereka spending gede-gedean buat R&D dan strategizing, lebih lama dari kompetitor manapun.
Masalahnya bukan ide, tapi eksekusi: budaya internal yang lebih sibuk perang kekuasaan antar divisi ketimbang cepetin ide dari lab ke tangan konsumen.
Ini contoh klasik analysis paralysis: makin banyak opsi dan riset yang ditumpuk, makin susah organisasi ambil keputusan final buat eksekusi.
2007, Nokia masih kuasain 40% pasar global.
Ngga lama setelah itu, mereka collapse , bukan karena kalah teknologi, tapi karena kalah kecepatan bertindak.