Griezmann itu aneh.
Kariernya terlalu bagus untuk disebut gagal, tapi terlalu pedih untuk disebut lengkap.
Dia pernah jadi wajah Atletico, jadi bintang Prancis, jadi pemain yang bisa bikin satu tim hidup cuma dari pergerakan dan otaknya.
Tapi entah kenapa, setiap bicara liga domestik dan Liga Champions, namanya selalu berhenti di kata โhampirโ.
Final UCL? Pernah.
Dekat dengan gelar liga? Pernah.
Pindah ke Barcelona demi trofi besar? Malah datang di timing yang salah.
Dan mungkin itu yang bikin kasihan:
Griezmann bukan kurang hebat. Dia mungkin cuma terlalu sering berada satu langkah dari akhir cerita yang seharusnya manis.
Legenda, tapi nasib klubnya seperti save FM yang dikutuk.