*Media Release*
Kepada kawan-kawan jurnalis media cetak, online dan televisi,
Di penghujung tahun 2025 sebelum menyambut tahun baru, sebanyak 91 lembaga dan kolektif serta 51 individu menyuarakan keprihatinan dan juga menyerukan solidaritas kepada sejumlah orang yang mendapatkan teror dan intimidasi.
Duka dan lara menambah deretan panjang kaleidoskop buruk dan inkompetensi dari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Serangan berupa teror dan intimidasi terhadap warga negara yang kritis menjadi penanda yang sah untuk menyebut bahwa wajah anti demokrasi dan otoritarian benar-benar terjadi dan dipraktikkan dalam bentuk yang paling menjijikkan. Serangan teror dan intimidasi terhadap banyak warga yang kritis dan pemengaruh di media sosial, antara lain Iqbal Damanik (Aktivis Greenpeace), Ramond Dony Adam (DJ Donny), Sherly Annavita, Virdian Aurellio, dan @pitengz_oposipit adalah sebuah serangan terhadap nilai demokrasi dan kemerdekaan menyampaikan pikiran dan pendapat yang dijamin oleh konstitusi dan regulasi.
That one illustration of Yuri between mbak dangdut and her loser girlfriend, but redrawn 1 year later, and this time I spent 20++ hours on it #YuriLC 🎤🐯🐶
You gave them so much love, and im here to give more 😘🫶
2 minggu sblm kejadian itu, gue ketemu sama Laras di rumah mertua gue.
Meskipun gak ngbrol lama, tpi dia emg cerdas dan berani. Keliatan dr gesture-nya.
Kasian bgt, karena meluapkan kekesalan dan menyampaikan fakta pahit di sosmed sampai sprti ini.
Di pikir dg nalar pun, gak mngkin dia bisa menggerakkan massa melalui sosmednya.
Byk juga kok yg teriak "bunuh A, bakar X, dlll" murni karena saking cinta sama negeri ini tapi pemerintahan gak pernah bisa ngasih "kelegaan".
Kalo ke jakarta, gue dan istri pasti akan jenguk dia. 💪
Saya bersama teman-teman selalu datang ke persidangan Laras. Dia tidak pernah menundukan kepala, semua pertanyaan dijawab tegas dan lugas. Keberanian Laras menular pada kami yang di luar penjara.
Laras, tak ada seorangpun yang bebas sebelum kamu dan tahanan politik lain BEBAS!
@rezatrbl Bangsa ini boleh mendoktrin supaya benci PKI atau Komunis tapi tanpa PKI Indonesia gak merdeka dan pada buta huruf. Sekolah Rakyat pertama kali digagas oleh kaum komunis, Tan Malaka salah satu guru & penggagasnya. Komunis juga yg paling getol buat anti kolonialisme & perbudakan.
Funfact, ni org jasanya gede di bidang literasi. Dia penggagas program koran masuk kampung untuk membuat warga Indonesia khususnya yang dipelosok berwawasan dan bisa baca. Setau gw dia nyuruh anggota PKI nulis buku tipis2 supaya gampang dicerna & murah biar rakyat kecil bisa beli