Tiga tahun yang lalu, Nyck de Vries hanya finish P12 di salah satu balapan triple crown, GP Monako. Karirnya di F1 juga tidak terlalu baik mengingat ia hanya menjalani 10 balapan bersama AlphaTauri.
Setelah keluar dari F1, ia beralih kembali ke Formula E dan ikut berkompetisi di WEC.
Tiga tahun kemudian, Nyck de Vries sukses memenangkan salah satu balapan triple crown, 24 Hours of Le Mans.
Arek Malang pantang menyerahπͺ
Penampakan progres pembangunan sirkuit Madring yang akan jadi tempat hajatan GP Spanyol nanti.
Salah satu yang disorot dari sirkuit ini adalah tikungan banking La Monumental.
Tikungan ini memiliki panjang 550 meter dengan kemiringan hingga 24%, serta sudut kemiringan 13,5 derajat, dapat memberi beban G-Force hingga 4G, lebih ekstrem dari banking di Zandvoort.
Tikungan ini diperkirakan dapat dilalui dengan kecepatan sekitar 300 km/jam.
Selain itu, yang membuat banking ini unik adalah blind exit. Mirip seperti Eau Rouge, bedanya di La Monumental blind exit terjadi di tikungan panjang bankingnya.
πΈ @NobleF1
Dalam lebih dari satu tahun terakhir, hanya dua pembalap F1 di grid saat ini yang berhasil menang bersama Ferrari.
Max Verstappen (NLS 9 Nurburgring 2025)
Lewis Hamilton (GP Barcelona-Catalunya 2026)
Lando Norris menilai Ferrari saat ini memiliki mobil terbaik di F1 dalam hal performa overtake dan hanya terhambat oleh kekurangan pada sektor mesin.
Setelah memperkenalkan paket upgrade besar di GP Barcelona, Ferrari menunjukkan peningkatan performa yang signifikan hingga mampu membawa Lewis Hamilton meraih kemenangan, sementara Norris mengakui McLaren masih tertinggal cukup jauh dari Ferrari di tikungan.
Menurutnya, jika Ferrari memiliki mesin yang setara dengan para rival terdepan, mereka sudah akan mendominasi kejuaraan saat ini.
Ia juga memperingatkan bahwa jika Ferrari berhasil memanfaatkan konsesi ADUO untuk meningkatkan power unit mereka dalam beberapa musim ke depan, tim asal Maranello itu berpotensi menjadi kekuatan yang sulit dihentikan dan meninggalkan seluruh pesaingnya.
Andrea Stella juga memberikan komentar yang serupa dengan menyebut Ferrari kini memiliki sasis terbaik di grid dan unggul terutama di tikungan kecepatan menengah serta rendah.
Meski Mercedes diperkirakan akan sangat kuat di Austria berkat kombinasi mobil dan mesin mereka, Stella meyakini Ferrari akan tetap menjadi tolok ukur dalam hal performa di tikungan.
Dengan kombinasi sasis yang sangat kompetitif dan peluang melakukan beberapa upgrade mesin melalui sistem ADUO, Ferrari dipandang memiliki potensi terbesar untuk mengubah keseimbangan kekuatan F1 dalam waktu dekat.
Fred Vasseur menegaskan bahwa Lewis Hamilton kemungkinan besar tetap akan memenangkan GP Barcelona meskipun balapan tidak dipengaruhi oleh VSC.
Ferrari telah menjalankan strategi tiga pit stop yang sangat efektif dan Hamilton memiliki kecepatan yang jauh lebih kuat dibandingkan Mercedes. Terlebih Mercedes sejak awal telah terjebak dalam perangkap Ferrari ketika Ferrari memutuskan memasukkan Hamilton ke pit lebih awal.
Setelah beralih ke ban medium pada stint keduanya, Hamilton mampu memangkas jarak dengan George Russell secara signifikan dan menunjukkan pace terbaik di trek.
Ketika VSC keluar, Ferrari memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan pit stop terakhir bertepatan dengan berakhirnya VSC setelah ia keluar dari pit exit.
Meski VSC membantu memperbesar peluang kemenangan, baik Vasseur mengakui Hamilton memiliki kecepatan yang cukup untuk mengalahkan Mercedes dalam kondisi normal.
Red Bull masih belum menyerahkan trofi podium P3 GP Monako kepada Pierre Gasly setelah penaltinya tersebut dibatalkan dan posisi P3 dikembalikan.
Tim bermarkas di Milton Keynes tersebut sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding karena merasa keputusan FIA menciptakan preseden yang bermasalah, mengingat sistem pengukuran kecepatan pit lane yang sama telah digunakan selama bertahun-tahun dan diterima oleh semua tim.
Sementara itu, McLaren juga mempertimbangkan banding, sedangkan Mercedes mengajukan Right of Review atas kasus George Russell yang kehilangan banyak poin akibat penalti serupa.
Trofi masih tertahan di DC Cakung.
30 tahun yang lalu, Michael Schumacher raih kemenangan perdananya bersama Ferrari di Barcelona.
30 tahun kemudian, Lewis Hamilton raih kemenangan perdananya bersama Ferrari.
Hamilton juga berhasil melampaui Schumacher sebagai pemenang terbanyak di Barcelona-Catalunya.
Keduanya adalah juara dunia F1 7 kali.