Di Usia Senja, Kebahagiaan Ibu Ternyata Sesederhana Ini... 🥹
Tak semua ibu meminta harta. Tak semua ibu menginginkan kemewahan.
Ada yang hanya ingin... anaknya duduk di sampingnya, menggenggam tangannya, dan menemaninya terlelap.
Di usia senja, ketika tubuh mulai rapuh dan langkah tak lagi kuat, yang paling dirindukan seorang ibu bukanlah dunia... melainkan kehadiran anak yang pernah ia timang tanpa lelah.
Saat sang ibu berkata, "Temani Ibu tidur ya..." itu bukan karena ia manja. Mungkin itu adalah bahasa cinta yang tak pernah sempat ia ucapkan selama bertahun-tahun.
Pelukan seorang anak mampu menenangkan hati yang telah berjuang seumur hidup demi keluarganya.
Dan ketika lantunan sholawat mengalun di telinganya, yang hadir bukan hanya ketenangan... tetapi juga kasih sayang yang tak bisa dibeli dengan apa pun.
Selagi orang tua masih ada, sempatkan pulang. Luangkan waktu. Peluk mereka lebih lama.
Karena suatu hari nanti, yang tersisa mungkin hanya kerinduan... dan penyesalan karena merasa masih punya banyak waktu.
Surga bukan hanya tentang tempat yang akan kita tuju, tetapi juga tentang bagaimana kita memuliakan ibu dan ayah selagi mereka masih bersama kita.❤️
Desakan Donald Trump mundur dari kursi Presiden Amerika Serikat (AS) terus menguat atas aksinya yang menuai kecaman. Kali ini suara lantang itu terucap dari Ketua Partai Liberal Demokrat, Edward Jonathan Davey.
Edward, mengecap Presiden Amerika Serikat (AS) sebagai gangster internasional. Sikap Trump yang dinilai arogan merupakan ancaman bagi banyak negara hingga perdamaian dunia.
Edward geram dengan sikap arogan Trump yang dinilai mengancam kedaualatan berbagai negara, termasuk di Eropa. Ia menilai Trump telah menempatkan bisnis dan lapangan kerja warga Inggris di garis depan dari agresi.
Atas arogansi Trump tersebut, Edward mengajak seluruh pihak bersatu melawan Trump. Ia menyebut Trump adalah sosok pengganggu yang harus dihadapi dengan perlawanan.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #Trump #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Prabowo Lebih Terhormat Mundur Jika Tak Mampu Adili Jokowi dan Keluarganya
Kasih Tanda Retweet, Kalau Kelen Setuju, Pak @prabowo Bisa Untuk Mengadili Keluarga Jokowi
✊✊
https://t.co/aLSyICgGXo
Yahya Sinwar
Dia tidak bersembunyi di terowongan, atau hidup mewah, seperti yang dikatakan Israel & para buzzer.
Dia berjuang seperti lelaki sejati, demi tanah air dan rakyatnya.
Ia lahir sebagai pengungsi, ia hidup sebagai pemimpin sejati, dan ia gugur sebagai panglima di medan pertempuran.
Ia adalah ide, yang tak akan mati. Ide tentang perlawanan demi kemerdekaan akan terus hidup dan semakin berkobar setelah kepergiannya.
Patria o muerte
Viva Resistensia
#FreePalestine
𝐉𝐈𝐊𝐀 𝐏𝐑𝐀𝐁𝐎𝐖𝐎 𝐏𝐈𝐍𝐓𝐀𝐑
Ya, jika Prabowo pintar, maka Prabowo akan meletakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan konspirasi partai politik yang pernah menginjak-injak martabat dan kehormatan diri dan keluarganya.
Jika Prabowo pintar, ia akan dirikan tahta kekuasaan yang sukses digapai dipenghujung usianya dalam sebuah bingkai indah yang dikenang sepanjang masa.
Jika Prabowo pintar, ia akan tau bahwa semua lawannya akan takluk dibawah kekuasaannya, karenanya ia tak akan peduli dengan basa basi dan bermuka manis lagi kepada para pendengkinya dimasa lalu yang hanya melukai perasaan pendukungnya sendiri.
Jika Prabowo pintar, hari pertama pelantikannya adalah hari terakhir baginya mengenakan jubah kepengecutan, menanggalkannya dan menggantinya dengan Baret Merah Prajurit Kopassus yang siap mengganyang musuh serta pengkhianat negaranya tanpa reserve.
Jika Prabowo pintar, maka ia tau persis, bahwa harta dan tahta kekuasaan telah ia miliki, kini hanya tersisa sedikit waktu baginya untuk mengukir prasasti yang akan menjadi legasi dirinya, apakah ia kelak akan dikenang sebagai Musa yang menaklukan Fir’aun, atau justru dikenang sebagai Qorun yang terbenam dalam tanah dipecundangi hawa nafsu yang membuta tulikan akalnya sendiri.
Jika kamu ingin berbicara dengan Allah, maka shalatlah!
Dan jika kamu ingin Allah berbicara denganmu, maka bacalah Al-Qur'an...
[ Imam Hasan Al-Bashri ]