Namanya Mbah Abdul Hamid (biasa dipanggil Mbah Kamid). Usianya menjelang 90 tahun. Tinggal di Dusun Panjer, Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung Kebumen. Daerah dataran tinggi di Kebumen bagian utara.
Waktu saya kecil, usia Sekolah Dasar, Mbah Kamid dan temen-temennya biasa turun gunung untuk mencari rejeki bekerja sebagai buruh tani di daerah kelahiran saya di Tanjungsari Petanahan Kebumen. Ketika musim panen atau musim tanam tiba, beliau turun gunung berjalan kaki sepanjang kira-kira 30 km dari rumah beliau sampai ke kampung saya, datang di musim panen, pulang setelah musim tanam selesai. Pulangnya pun berjalan kaki kembali, dengan penuh kebahagiaan, karena membawa pulang upah sejumlah uang dan "bawon" (padi kering) sebagai "upah derep" selama sekian minggu bekerja.
Saya yang masih kecil dulu lumayan akrab dengan beliau, karena beliau dan temen-temen "menginap" di surau dusun kami, tempat saya dan teman-teman belajar mengaji, belajar membaca al-Quran dan ilmu agama yang lain. Setelah jamaah salat Isya', beliau selalu berbagi dongeng dengan anak-anak surau, dongeng tentang kancil yang cerdik, tentang Ande-ande Lumut, dll. Tapi ada syarat untuk mendengarkan dongeng, anak-anak harus kumpul mengelilingi beliau, sambil memijit kaki beliau. Sepanjang apa beliau mendongeng, selama itu pula kami anak-anak memijit beliau dengan senang hati.
Selepas kegiatan di Surau, Mbah Kamid tidur di gubug yg dibuat khusus di sawah. Gubug untuk menjaga padi yang dijemur di sawah atau di pinggir jalan, agar padi tetap aman tidak diambil orang. Karena gabah belum dibawa pulang jika belum kering. Untuk sampai kering biasanya butuh 2 sampai 3 hari. Saya sering ikut tidur di gubug itu bersama Mbah Kamid. Suatu malam saya tidur di gubug bermimpi kencing, ternyata kencing bentulan, membasahi baju dan tubuh Mbah Kamid. Beliau terpaksa mandi sebelum Subuh, karena ketika waktu Subuh tiba, beliau lah yang menjadi muazin nya. Peristiwa kencing di gubug tadi saya ceritakan ke beliau, dan beliau pun samar-samar ingat, beliau menepuk-nepuk saya sambil tertawa dan meneteskan air mata.
Ya Allah limpahkan kesehatan, kebagiaan dan kasih sayang dari-Mu untuk Mbah Kamid dan kami semua. Amin
Mohon bantuannya, barangkali ada yang menemukan STNK motor an. Wiwin Widiyawati
Perkiraan jatuh dari Prembun - Pantai Kali Ratu Klirong.
Bagi yang menemukan bisa menghubungi nomor 08561358698
atau dm ke @BeritaKebumen#kebumen
Hati-hati buat pengendara yang melewati jembatan pelangi pejagoan, dikarenakan banyak Laron, jalan juga menjadi licin. Jumat (14/3/2025)
🎥 Hamzah Bpke Alika
Persak Kebumen menang dalam ajang Liga 4 Jawa Tengah (Jateng) grup C. Bermain di kandang sendiri, Persak Kebumen mengalahkan Persip Kota Pekalongan 2-0, Rabu (8/1/2025).
Namun, kondisi lapangan yang buruk menjadi sorotan netijen.
Gimana luurr?
Dari @ltfi_fbryn12