@atokdalangs4 Lah terus perempuan yg punya anak adopsi bukan ibu dong kalo definisi ibu dia ukur dr seberapa susahnya "melahirkan" pls deh jd perempuan jgn suka insecure
Mana niradab nya? Dosen/admin nya kali niradab ga profesional jawab org kaya gitu. Masalah power doang jing. Literally chat normal anjir?? Sumpah di indo doang kek gini
@rafayeul efek kb juga ga se negatid itu ko, efek vasektomi juga ga se negatid itu kok. Anak anak yang berharap untuk gapernah lahir? kenapa anak itu ada kan perbuatan orang dewasa, yuk jadi orang dewasa yang cerdas
Jangan normalisasi suicide, normalisasi mikir jauh ke depan. Mikir orang yang sayang kalian entah itu ortu atau sodara, kalau pun ga ada temen juga bisa. Pikirin itu semua dan mikir gimana cara bahagiain mereka dengan masa depan cerahmu itu :((
Gw wondering hypothetically bgt klo misalkan kita tinggalin negara ini and let these capitalistic evil mf tinggal disini, how much would they ruin sampe gaada sisa
@xxtravert Imo ngga sih, i do that a lot. I'd say that's just having boundaries and we should normalize it. Ga semua org bisa suka sama lu and that's ok
Speaking of, selama ini gw lahir dan tubuh beragama mentioned, what i've noticed is thag mereka selalu ngeliat semua hal dr dalem bubble nya sendiri such as what they think abt agama lain, LGBTQ, communism, feminism, etc. Mungkin ada korelasinya dg jd agama mayoritasยฟ
DOMBA TERSESAT ITU BUWAT ORG KRISTEN YG MENJAUH DR COMMUNITYYY, DOMBA KAN ADA GEMBALANYA, SIAPA GEMBALANYA?? YESUS KRISTUS! PERTANYAANNYA LO DIGEMBALAKAN OLEH YESUS KRISTUS SEDARI AWAL KAH?????
It's a fucking fetus, sekecil kacang, the mother has a life the fetus doesn't. It is a choice, it only isn't bc of patriarchy (ur take) so yeah it has been feminist to be pro choice, bukan "feminis sekarang" aja. So "belajar accountability sblm ideologi feminism" tuh kebalik
Bitch klo pernikahan lu dr awal conform to patriarchy ya play the roles lah gmn sih. "Era kesetaraan" era apaan jing? Klo mau ngikut aturan feminism ya beneran jd feminst