Al Mondiale del 1994 Baresi ha 34 anni e, il 23 giugno contro la Norvegia, al 4° minuto del secondo tempo si rompe il menisco in un contrasto di gioco.
Appena 24 giorni dopo l'operazione in artroscopia al menisco mediale del ginocchio, il 17 luglio scende incredibilmente in campo da titolare nella finale contro il Brasile.
Il capitano del Milan e della Nazionale disputa tutti i 120 minuti, giocando una delle migliori partite della sua carriera contro attaccanti del calibro di Romário e Bebeto.
Fu però una favola senza lieto fine: Baresi sbagliò uno dei tre rigori che permisero al Brasile di conquistare la Coppa del Mondo.
Apa komentar pemain sepak bola yang paling terngiang di ingatanmu?
Aku: Manuel Rui Costa
Dia bilang, "Begitu Milan mengalir melalui nadimu, itu akan mengalir selamanya dalam darahmu."
Gilaaa Editing & Risetnya kuat bianget, custome tiap karakter diparodikan dengan presisi. Keren Maksimal!!
Squid Games Football
https://t.co/2sDzEhAj78
Como 1907 is deeply saddened by the passing of Michael Bambang Hartono.
We extend our sincere condolences to the Hartono family and to all at the Djarum Group.
Under the family’s leadership, the Club has entered a new chapter in its history, and we remember him with gratitude and respect.
Dikasih gadis sukanya janda beranak 2. Seorang pria memutuskan pacarnya dan lebih memilih selingkuhannya, kemudian sang wanita menemui sang pria yang sedang makan ber 2 dengan selingkuhannya, karna kesal putus tidak baik2 sang wanita pun menyiram minuman ke wajah selingkuhan tsb.
Maradona begitu vokal melawan FIFA, mengkritiknya sbg organisasi korup yang mengeksploitasi pemain demi uang.
Begitu benci kpd imperialisme Amerika. Bagi Maradona sepak bola adalah alat perjuangan politik bagi orang2 yg tdk memiliki suara.
Sampai kapanpun Messi nggak akan bisa selevel dgn Maradona. Sampai kapanpun!