HH Pernah Bela Pelaku Narkoba Teddy Minahasa
OH Pernah Bela Jessica Wongso Pelaku Pembunuhan Mirna
OCK Pernah Bela Pelaku Korupsi Lucas Enembe
YIM Specialis Bela Pelaku Kecurangan Pemilu
*Capek2 Sekolah Hukum Malah Bela Pelaku Kejahatan, Luar Biasa.
Pajak bonus itu besarannya 25%
Lo bayangin aja. Kerja keras, dapet hasilnya, eh dipotong seperempat.
Giliran kritik, ditanya, "lo udah ngapain buay negara?"
Hasil kerja keras diambil seperempat, masih kurang?
Kalahnya saja DITAKUTI, apalagi kalo menang? Lawan2nya bisa bunuh diri
Padahal Ganjar bukan anak Presiden, bukan anak menteri, bukan anak Jenderal, bukan ponakan ketua MK, bukan keluarga konglomerat
Sat set tas tes, mboten korupsi mboten ngapusi 🔥
9 tahun Jokowi bekerja untuk Indonesia. Sisanya bekerja untuk Prabowo dan keluarganya sendiri
Bahkan saking MABUKNYA dengan kekuasaan, dirinya tidak rela pesiun tanpa terlibat dalam pemerintahan berikutnya
Mengutip kata pak Ahok yang sering mengutip dari Abraham Lincoln, "Jika ingin mengetahui karakter seseorang, maka berilah dia kekuasaan,"
Kekuasaan itu CANDU dan MEMABUKKAN, bagai TUAK yang bila tak tahu batasan porsinya, tidak akan bisa mengendalikan diri
Sekali terjun dalam kebiasaan MABUK, maka akan terbiasa sampai matinya pun dalam keadaan menenggak TUAK
Dibalik semua drama ini, ada satu ketakutan terbesar muncul dalam benak Jokowi. Bukan soal semua pertarungan yang telah dimenangkan secara bersih tanpa kekalahan
Ketakutan terbesar Jokowi adalah, "Jokowi takut anaknya GAGAL dan KALAH." Maka semua kekuatan diakomodir, termasuk menjajakan kursi menteri ke AHY, orang yang hari2 mengkritisi Jokowi dengan tajam
Ketakutan itu semakin menjadi kala MK diobrak abrik, KPU disetting sedemikian rupa, Bawaslu dinina bobokan, jutaan lowongan ASN, gaji TNI POLRI tiba2 dinaikkan, Bansos ugal-ugalan, Mengakomodir program makan gratis di kabinetnya, hingga pemberian pangkat kehormatan bintang 4 kepada Jenderal pecatan
Dalam sejarah kerajaan dunia, termasuk sistem monarki parlementer, seorang raja sangat TAKUT jika anak genetiknya tidak mampu lagi mewarisi kekuasaannya
Maka dia akan melalukan segala dipuncak kekuasaannya agar sang anak kesayangan tinggal lepas landas tanpa mendapat halangan berarti termasuk dari kerajaan2 kecil dan teman2 politiknya yang berpotensi jadi lawan politiknya
Kita tidak tahu, seberapa dendam seorang Prabowo kepada Jokowi dari 2014 hingga 2019. Kita tidak tahu, seberapa dendam seorang AHY kepada Jokowi yang sejak 2014 selalu mengabaikan SBY
Kita juga tidak tahu bagaimana perasaan bu Mega, ibu yang memungut Jokowi dari tukang kayu hingga jadi Presiden. Juga kita tidak tahu, seberapa ngeri amarah Surya Paloh karena Jokowi menggembosi Nasdem dengan memenjarakan 2 kader terbaiknya
Yang paling parah, kita tidak tahu seberapa menggenang air mata ibu aktivis 98 yang diculik oleh Prabowo, hingga air mata itu bercampur darah, hatinya teraduk melihat Prabowo dipuji2 oleh Jokowi dengan menyogok Prabowo lewat pangkat kehormatan Jenderal bintang 4. Tidak tahu doa apa yang mereka panjatkan kepada Tuhan tentang kelakuan Jokowi
Sejarah politik dunia dan nasional selalu penuh dengan balas dendam, sebagian besar dengan cara yang elegan dan ciamik, ada juga dengan cara paling sadis
Awalnya Prabowo tawanan Jokowi, sekarang berbalik menjadi Jokowi adalah tawanan Prabowo. Semua kesibukan Jokowi saat ini fokus pada masa depan Prabowo dan anaknya, bukan lagi soal Indonesia
Jokowi sedang mengantisipasi dengan kekhawatiran yang besar, karena bila suatu saat kejadian itu tiba, maka yang ambruk bukan hanya Jokowi, juga Gibran, Bobby, Kaesang, termasuk paman Usman. Jokowi Family hanya akan jadi pesakitan politik
Dan antisipasi itu semua, tentu dengan rasa KETAKUTAN bahkan dalam alam tidurnya setiap malam
Semoga mimpi indah pak Presiden dalam setiap tidurmu, orang yang saya pilih 2 kali, sebelum Jokowi berubah jadi Jokowhy
Jhon Sitorus, 1 Maret 2024