@edwing519@kresbung Ini GKI atau GPIB? Soalnya kalau gereja ku pake Ev.. alias electric Vehicle kurleb sama tp buat jd pendeta tunggu kebutuhan jemaat atau pelayanan udah lebih dr 5 taun
Justru pahlawan Konsili Nicea yang malah dibuang ke pengasingan setelah ajarannya ditegakkan.
Sampai ada ungkapan “Athanasius Contra Mundum” alias “Athanasius melawan dunia”
Atas ucapan beliau yang mengatakan saat diasingkan “If the world is against the truth, then I am against the world.”
@Rezqi_CL@simsalabim1419 Kalau google ada fitur autosave pass bisa di buka jdnya mbanking tinggal klik2
Kalo pass kebanyakan orang masukin kalo ga 1234 0000 1111
Guys, ada berita dari Lombok Tengah yang menurut gue paling menggambarkan ironi terbesar dari kebijakan ekonomi Prabowo sekarang.
150 karyawan Alfamart kehilangan pekerjaan.
Bukan karena perusahaannya bangkrut.
Bukan karena kinerjanya buruk.
Bukan karena ada kesalahan dari karyawannya.
Tapi karena pemerintah daerah menutup paksa 25 gerai ritel modern dengan alasan melanggar Peraturan Daerah tentang penataan pasar rakyat.
Dan ini yang paling miris:
Rudi karyawan Alfamart di Kopang datang ke kantor Bupati bukan untuk melawan.
Dia datang meminta solusi.
"Jangan sampai kami menjadi pengangguran baru.
Sekarang ekonomi semua sulit,
semua harga sudah naik,
kebutuhan makin tinggi.
Sementara pekerjaan kami tidak ada karena ditutup."
"Cari kerja sulit, Pak.
Kami banyak yang hanya tamatan SMA."
Kalimat itu
"cari kerja sulit, Pak"
menurut gue adalah kalimat paling menyayat yang bisa diucapkan oleh seseorang kepada penguasa yang harusnya melindungi mereka.
Dan ini konteks yang lebih besar yang harus dipahami:
Penutupan Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah ini tidak terjadi di ruang kosong.
Ini terjadi di tengah narasi besar tentang Koperasi Desa Merah Putih program andalan Prabowo yang salah satu tujuannya adalah memastikan koperasi desa bisa menjalankan fungsi perdagangan ritel di desa-desa.
Artinya sederhana:
gerai ritel swasta yang sudah ada ditutup supaya ruangnya bisa diisi oleh koperasi yang terafiliasi dengan program pemerintah.
Bukan karena ada masalah dengan pelayanannya.
Bukan karena ada keluhan dari konsumen.
Tapi karena ada kepentingan yang lebih besar yang membutuhkan ruang itu.
Dan ini yang paling pedas:
150 karyawan kehilangan pekerjaan.
Kalau setiap karyawan punya keluarga dengan 2-3 orang tanggungan ada sekitar 300-450 orang yang terdampak langsung dari satu kebijakan penutupan di satu kabupaten kecil.
Dan ini baru satu kabupaten.
Lombok Tengah.
Dengan 25 gerai yang ditutup.
Berapa kabupaten lain yang sedang atau akan melakukan hal yang sama di seluruh Indonesia atas nama program yang sama?
Dan ini yang paling mengerikan sebagai pesan kepada semua pelaku usaha:
Kalau lo punya usaha di Indonesia sekarang dan tiba-tiba ada program pemerintah yang membutuhkan ruang bisnis yang sama dengan yang lo jalankan negara bisa menutup usaha lo kapan saja.
Bukan karena lo salah.
Bukan karena lo melanggar hukum yang berlaku sejak awal.
Tapi karena ada Perda yang bisa diaktifkan atau diterapkan secara selektif ketika dibutuhkan.
Investor asing yang sudah komplain ke Prabowo soal kepastian regulasi ini adalah contoh nyata kenapa
mereka takut masuk.
Hari ini Alfamart.
Besok siapa?
Dan sambungkan ini dengan kondisi yang lebih besar:
Badai PHK sedang mengintai.
Rupiah di Rp17.700.
Lapangan kerja tidak tumbuh.
Dan di tengah semua itu ada kebijakan yang menambah 150 pengangguran baru di satu kabupaten kecil dengan alasan penataan pasar.
Prabowo bilang: "Kalau tidak beres copot. Sederhana."
Tapi 150 orang yang tidak beres hidupnya bukan karena kesalahan mereka sendiri tidak punya siapapun yang bisa mereka copot.
Negara yang seharusnya memberi rasa aman bagi rakyat yang bekerja keras justru menjadi sumber ketidakpastian yang paling besar.
Karyawan Alfamart itu tidak meminta banyak.
Mereka hanya minta bisa tetap bekerja.
Minta jangan dijadikan pengangguran baru di tengah
kondisi ekonomi yang sudah sulit.
Dan jawaban yang mereka dapat adalah:
datang ke kantor Bupati mengantri
memohon dengan harapan ada yang mendengar.
Itulah posisi rakyat kecil di Indonesia sekarang. Bukan warga negara yang dilindungi.
Tapi pemohon yang berharap penguasanya bermurah hati.
waktu Nabi Musa ‘alaihissalam lagi mandi di sungai, kan bajunya disangkutin di batu
eh batunya lari😹Nabi Musa kejer tuh batu sambil teriak “woi batu, balikin bajuku!!!”
pas berhasil kekejar dan ketangkep, tuh batu dimarahin dan dipukul sama Nabi Musa. saking kuatnya Nabi Musa, bekas pukulannya masih ada dan keliatan jelas sekitar 6-7 pukulan😹
ternyata, batu itu lari bawa baju Nabi Musa itu cara Allah buat ngebuktiin bahwa Nabi Musa tuh ga berpenyakit spt yg dituduh kaum Bani Israil. mereka nuduh Nabi Musa punya penyakit kulit hanya karena Nabi Musa gapernah mau mandi bareng2 sama mereka di sungai.
padahal Nabi Musa gamau mandi bareng karena malu auratnya keliatan sdgkan Bani Israil biasa mandi bareng dgn telanjang di sungai. dan yap, dgn kejadian batu itu, Bani Israil bisa liat sendiri klo Nabi Musa ga punya penyakit apapun☺️