The reporter who cursed the Korea National team as “bastards who wouldn’t know a thing about the army” has been exposed as Ahn Hong-seok, reporter of @yonhaptweet.
Incredibly disappointing that one of Korea’s leading news agencies harbors such a trash journo. He’s also belittled/disrespected Son in the past. His official page with Yonhap has been taken down, and as you can see from his Namu wiki page, Korean netizens have expressed their outrage. 🗣️
I join with other fans for calling for an immediate suspension of this journo. He has crossed the line one too many times and should never be allowed to cover the National team again. 😤🫡🇰🇷
#손흥민
Fun fact: salah satu ukuran kinerja para duta besar Indonesia zaman Jokowi adalah seberapa mampu menempatkan Jokowi di posisi tengah saat sesi foto pertemuan, sebisa mungkin sebelahan dengan tokoh yang jadi host.
@KapudS640 Berkaca dari pengalaman orang tua gua, gua mending dibilang pelit daripada harus ngorbanin kehidupan anak istri daripada tekor tapi kesohor.
@KapudS640 Dia pencitraan biar dianggap loyal sama pekerjaanya. Biar awet dan enak di tempat kerja dan teman di tempat kerjanya. Dan hasil kerjanya kan dikasih ke KAU
Cerita dikit. Tahun 1998, waktu kondisi lagi mencekam. Almarhum papaku jemur sajadah di rumah tetangga chinese terus pintunya ditempel stiker kaligrafi gitu kalau ga salah ayat kursi.
Juga nyuruh mamaku sesekali nyapu halaman tetangga itu pakai gamis sama hijab.
Selama beberapa hari, orang tuaku yg kirim sembako dan bahan makanan (tapi uangnya diganti 😁).
Mereka melarang satu keluarga
itu keluar utk alasan apapun.
Tahun 2011, tiba-tiba si kepala keluarga dateng kerumah, ajak papaku ke notaris
Ternyata rumah itu dijual krn mereka mau pindah ke spore. Dan..... mereka kasih sebagian halamannya dg lebar 4,5 meter dan panjang 14 meter. Langsung dipecah sertifikat atas nama papaku.
Kaget pol, waktu mamaku mengucapkan terima kasih, si istri bilang "Kami yang banyak berhutang Bu, terima kasih yaa, sejak Ibu sering nyapuin halaman kami 13 tahun lalu saya bilang sama suami dan anak-anak 'halaman ini milik Bu riani'. Maaf ya, kami numpang sama ibu selama ini, hehehe."
Dan sejak itulah, rumah kami yang awalnya ada di gang kecil cuma cukup buat lewat motor, berubah jadi rumah pinggir jalan dengan halaman cukup luas.
Semoga sehat dan bahagia selalu Bu Cia sekeluarga dimanapun berada.
cc:threadsea_idjastip