Ia mengangguk. "Mari coba?"
Adam menumpangi sadel sepeda sebelum mengulurkan tangannya untuk membantu sang hawa naik ke atas rangka sepeda. Bukan tumpangan paling nyaman, tapi setidaknya mansion berada tak jauh.
https://t.co/QPnKRRppcr
Nadia menggelengkan kepalanya pelan. Ia tertawa pelan sebelum akhirnya mengiyakan ajakan Adam.
“Jadi... aku duduk di situ?” telunjuknya mengarah pada besi yang melintang di antara sadel dan setir sepeda tersebut.
ㅤㅤㅤKemudian, sang pemuda beranjak dari tempat duduknya dan berdiri tepat di samping piano yang usai Ia gunakan.
ㅤㅤㅤ“Thank you.”
ㅤㅤㅤSang wira membungkuk sesaat, memberikan ucapan terima kasih pada hadirin yang telah menyaksikan penampilannya.
ㅤ
+yang telah ia buat saat ia menggerakkan jarinya ke area nada yang lebih tinggi sebagai pemanis dari bagian penutup lagu itu lalu membiarkan kakinya tetap berada di pedal untuk beberapa saat.
ㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤJemarinya terfokus bada bagian tengah keyboard dan membuat harmonisasi nada di sana sebelum Ia mengakhiri pertunjukkannya dengan menekan beberapa tuts di bagian nada rendah secara bersamaan.
ㅤㅤㅤTak lupa ia menginjak pedal bagian tengah guna menahan nada rendah +
ㅤ
ㅤ
ㅤㅤㅤ“I've learned what life's about~
ㅤㅤㅤBy loving you~
ㅤㅤㅤThrough the years~”
ㅤㅤㅤSebagai penutup dari lagu tersebut, Leon kembali melakukan piano solo untuk beberapa saat.
ㅤ
ㅤ
ㅤ
ㅤㅤㅤPerlahan Leon mulai mengecilkan volume suara yang Ia buat di piano, menandakan lagu yang ia bawakan mencapai bagian penutup.
ㅤㅤㅤDengan suara yang lembut pula, Leon menyanyikan beberapa lirik terakhir pada lagu yang Ia tampilkan pada malam ini.
ㅤ
ㅤ
ㅤ
ㅤ
ㅤㅤㅤ“I'll stay with you~
ㅤㅤㅤThrough the years~”
���ㅤㅤSang Leader YTEEZ memfokuskan kembali dirinya untuk memainkan instrumen di hadapannya selama beberapa saat usai bernyanyi. Sesekali Ia menggelengkan kepalanya pelan, menikmati permainan pianonya sendiri serta +