@FirzaHusain Apabila tidak mau ditegur ya smart lah jangan parkir sembarangan, Keren Pak Wakil Walikota mari kita dukung beliau untuk menjadikan warga lebih baik, haturnuhun Pak
Jadi teringat pembicaraan dengan kolega beberapa waktu yang lalu tentang kebijakan ekonomi, ada kelompok patriotic disatu sisi kemudian ada kelompok pro ekonomi internasional disisi lain, disini terucap bahwa menurut beliau kelompok ekonomi patriotic adalah penghalang kemajuan.
Dari ciri-cirinya ada konspirasi untuk menjatuhkan nama baik dan membuat chaos, akibat ada yang tersinggung kepentingannya, maju terus pantang mundur biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu
Pepeling (Petuah) Mama :
Montong ngaku Islam lamun lambey jeung lengen can bisa nyalametkeun batur.
Jangan mengaku Islam apabila mulut dan tangan mu belum bisa menyelamatkan orang lain.
#petuahdiri
Saatnya kita memakmurkan negeri sendiri, setelah memakmurkan negeri orang lain,, berhentilah bapak-bapak tokoh negeri menjadi boneka penjajah dengan dalih investasi asing atau pinjaman luarnegeri seharusnya kita Prcy diri dngan SDA yang melimpah di negeri sendiri tanpa hrs keluar
Hahaha... buzzer ngeluarin isu perselingkuhan artis... halah ketinggalan cara ini mah atuh udah pada tahu masyarakat juga gk akan ada yg respon kecuali yang (...)
Secara selayang pandang terlihat :
Diktator militer, mempunyai tujuan mengawal ideology dan kekuasaan negara.
Diktator sipil, mempunyai tujuan mengawal kekuasaan bisnis kroni dan keluarga.
Dari alur ceritanya, ada kasus hukum, banyak kata kekuatan besar, munculnya proxy pengamat saya kira ini ditujukan untuk pengamanan pasca pelantikan presiden baru dimana yang lama dicitrakan kuat dan tidak boleh ada yang berani ganggu setelah lengser.
Nampaknya ada yang ketakutan dengan adanya pemimpin baru, yaitu kembalinya Republik Indonesia menjadi Republik yang sebenar-benarnya seperti yang dicitacita kan para pejuang kemerdekaan yang diuraikan pada Pembukaan UUD 45, kembalinya Pancasila dijalankan dalam tatakelola Negara
Problem Tata Kelola kerap sekali menjadi kendala pada perusahaan keluarga atau perusahaan pertemanan, maka pemahaman manajemen resiko dan tata kelola yang profesional menjadi penting.