Seorang warganet bernama berlianaarlisa mengalami kejadian kehilangan sebuah HP di kawasan Green Pramuka Square (GPS) Mall, Jakarta Pusat.
HP nya ketinggalan di sebuah photobox, pada Senin (12/5). Namun selang beberapa setelah sadar, ia kembali ke photobox HP tersebut raib.
CCTV menangkap video yang diduga orang yang mengambil HP tersebut. Di awal video salah satunya sempat ragu untuk mengambilnya. Namun di akhir video sempat terdengar ucapan: 'Kita Kan Nemu'.
Sampai saat ini HP dan Terduga Pelaku belum ketemu. Tak hanya HP, korban mengaku kehilangan sejumlah nominal di ewallet.
(video di kolom reply)
“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu”
Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang.
Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.”
TIDAK.
Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan:
Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan)
Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi.
Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki.
“Namanya juga laki-laki.”
“Cuma bercanda.”
“Nanti juga ngerti sendiri.”
"Boys will be boys"
Tidak.
Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan.
Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun.
Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh.
Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam.
Dan akan mereka ulang.
Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban.
Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat.
Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.”
Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras"
Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.
Assalamualaikum pemirsa !nsert
Bosen sama yang santen-santen?
BERTEMU LAGI DALAM AJANG METGALA MOSLEM #LEBARANARTIS 1447 H!!!!
Inilah kurasi fesyen keluarga selebritas Indonesia di kala Hari Raya #Lebaran 2026✨
— a thread —
Terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, berjumlah empat orang, menurut penyelidikan sementara kepolisian, Senin (16/03).
KontraS dan Tim Advokasi untuk Demokrasi mendesak polisi mengungkap pelaku dalam waktu tujuh hari karena bukti-buktinya sudah dikumpulkan.
Ungkapan rasa lelah seorang penyintas banjir di Aceh. "Diam ternyata membuat penderitaan dianggap biasa..."
"Dengan cangkul dan tangan kosong, kami mencari mobil dan motor kami yang telah terkubur lumpur," pesan Mahmudi Ishak, dari Meureudu, Pidie Jaya.
Berita Terbesar Olahraga Indonesia Pekan Ini
Dini hari tadi WIB, lifter Indonesia Rizki Juniansyah meraih 2 emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025 di Forde, Norwegia.
*Rizki meraih emas sekaligus memecahkan rekor dunia clean and jerk kelas 79kg dgn angkatan 204 kg.
*Rizki meraih emas dalam total angkatan, 361 kg
Rahmat Erwin Abdullah🇮🇩 yang bertarung pada kelas yg sama meraih 1 perak. Sebelum dipecahkan Rizki, Rahmat lebih dulu mencatat rekor dunia clean and jerk dgn 203kg.
📹: IWF
Fresh graduate mana nih suaranya?
Pemerintah bakal luncurkan program magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi sebagai bagian dari akselerasi penciptaan lapangan kerja pada 2025 ini. Buat kamu yang lolos program ini, nantinya bakal mendapat uang saku Rp 3,3 juta per bulan selama 6 bulan magang.
Catat, ini syarat dan tahapan pendafatarannya, Guys!
📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#focus #magangpemerintah #bisnis #carousel #freshgraduate #siapkerja #airlanggahartarto #lapangankerja #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
Jangan lupa ini yang mulai adalah anggota DPR yang ngetawain rakyat lagi kesusahan
Pemerintah yang bikin kebijakan kebijakan tolol sehingga orang orang jadi miskin
Lembaga Polisi yang bertahun-tahun dibiarkan semena mena
Blood on all of your hands!!
“70-80% proses penuaan dipengaruhi faktor eksternal, bukan gen,” kata ahli gerontologi, Rose Anne Kenny.
Ini berarti proses penuaan bisa dikontrol. Bagaimana caranya? Simak video selengkapnya.