@Charlestommy18 RILL!! sering kita antri dr jam 6, di salip terus sampe akhirnya jam 1 baru masuk, harus nya ada sistem antrian pisah aja sekalian biar bergiliran ga kesalip 5 langsung
Pesan utk warga Bandung: lihat perbukitan di sekitar kita
Lihat siapa yg bikin perumahan, tebak siapa yg kasih ijinnya
Mending dicatat dari sekarang, sebelum kita disibukkan dgn banjir dan lumpurnya
definisi menabung untuk pulang.
yang lain nyicil mobil, aku nyicil pesawat🤣 yang lain liburan ke jepang dgn harga tiket yg sama bahkan lebih murah, aku dengan harga segini untuk menebus rindu rumah aja. jadi liburan pun ga kemana-mana🥲🥲
Ini adalah keadaan Pulau Sangihe pada hari ini, pergulatan yang dimenangkan Rakyat di Mahkamah Agung pada tahun 2022 lalu sia-sia. Seharusnya, wilayah Sangihe adalah Pulau kecil yang tidak boleh ditambang tetapi Sangihe Masih terus dihajar oleh perusahaan tambang emas Dari Kanada
@jogja_base sumpah ini banyak yg jadi salah ngerti. ini sender mau ngelihatin pake rasio lohhh soalnya kan pembanding nya sama-sama dgn maga uang yg sama
💚 nemu dari tiktok, ini siapa yg ngomong woyyy ko fakta bgtt siii 😭😭😭 uneg-unegnya dikeluarin semua. mana di tiktok lagi nemunya 😭 jangan tanya komennya kek mana tentu saja banyak yg gaterima dan membela 🤣
Zaman SBY, terjadi pembukaan konsesi hutan terbesar di sejarah Indo. Kebetulan Zulhas jadi Menteri Perhutanan.
Zaman Jokowi, ekspor-impor dengan China semakin pesat. Kebetulan Zulhas jadi Menteri Perdagangan.
Zaman Prabowo, MBG berjalan. Kebetulan Zulhas jadi Menteri Pangan.
saya bersaksi sebagai salah satu warga negara Indonesia, saya tidak ridho dunia akhirat jika para pemimpinnya terbukti terus menerus dzalim kepada rakyatnya, semoga diberikan azab & balasan terberat dunia-akhirat.
Lu liat sendiri kehancurannya! 604 nyawa melayang! Gubernur Aceh sampai menangis bilang ini Tsunami Kedua, 4 kampung hilang entah ke mana! Bupati terpaksa terbitkan surat "TAK MAMPU" karena sistem kalian bangkrut! Kalian tahu apa yang paling memalukan? Di tengah semua kehancuran ini, rakyat kami harus mengemis minta tolong ke Raja Thailand dan Brunei karena bantuan RI tak kunjung datang! Kalian lebih takut rugi gengsi daripada kehilangan nyawa!
Kalian hanya mengirimkan tangisan Eko Patrio, bukan ekskavator yang dibutuhkan!
Sekarang lihat prioritas kalian yang busuk! Kalian cepat sekali kerahkan Polisi untuk menangkap 16 warga Sibolga yang cuma cari makan, tapi headline jelas-jelas bilang: Penjarah Hutan Tak Tersentuh Hukum! Kalian melindungi gudang minimarket, tapi kalian membiarkan pembunuh lingkungan yang menyebabkan longsor ini aman! Dengar pesan dari korban selamat, Reni: "Jangan Tebangi Hutan Kami Lagi!" Kalian berjanji akan membangun kembali rumah, tapi janji itu omong kosong selama kalian masih melindungi cukong yang menjual tanah air kami!
Kalian sudah melihat aib dan bukti busuk ini. Jangan biarkan kemarahan ini jadi sampah yang berserakan di linimasa! Kalian tahu siapa yang patut disalahkan. Kumpulkan barisan! Ajak setiap jiwa yang punya darah panas dan hati nurani yang sama untuk ikut menyaksikan dan menyebarkan kebenaran yang tidak akan disensor ini.
Kalian menjual hutan kami, dan harga mati yang dibayar adalah darah rakyat! Kumpulkan suara. Kalian tahu ke mana harus mencari sumber suara yang tak mau minta maaf ini kan!