Atau saat lampu motorku yang kurang terang lalu motormu mendekat memberi penerangan lebih banyak.
Perlakuanmu itu sngat mudah menyentuh hatiku. Ini bukan modus tapi tulus.
Aku tak pernah terbiasa dengan hal hal yang membuatku tersentuh. Sperti saat aku mampu berkendara puluhan kilo meter namun tetap menghubungimu untuk sekedar menemani yg jaraknya ratusan meter ke rumahku.
ada yang disumpahin mati sama ribuan orang tapi ga mati-mati juga. kalo gitu ganti sumpahnya, sekarang aku mau kamu hidup. hidup selamanya melebihi keturunanmu. biar nanti kamu hidup hanya dengan tengkorakmu. menarik nafas setiap hari dan berharap mati. layaknya kami saat ini.
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Aneh ga sih?
Tujuan MBG itu untuk anak-anak sekolah.
Tapi ketika Dapur MBG dihentikan bahkan kalaupun cuma sementara, yang marah bukan anak-anak sebagai penerima Makan Bergizi Gratis.
Yang marah malah yang punya Dapur.
Ya Allah jika ia bukan jodohku tolong hapuskan perasaan ini untuknya juga hilangkan ia dari pandanganku dengan caramu yg paling indah, hingga aku tak menemukan jejaknya dimanapun.
Nurunin standar demi dapet pasangan itu kayak maksa pakai sepatu kekecilan cuma karena tergiur diskon. Awalnya keliatan oke, lama-lama bikin lecet, sakit buat jalan jauh, keluar biaya buat ngobatin, dan bekas lukanya susah hilang
PERNAHKAH ANDA MENYADARI INI?
1. mall tidak memiliki jendela - agar kamu tidak sadar bahwa di luar sudah mulai gelap.
2. bar tidak memasang jam - agar kamu lupa waktu dan betah berjam-jam tanpa menyadarinya.
3. supermarket menaruh susu di pojok belakang - agar kamu harus melewati puluhan lorong... dan akhirnya membeli lebih banyak barang.
4. restoran cepat saji menggunakan musik yang ceria dan cepat - agar kamu makan lebih cepat dan segera pergi (sehingga pelanggan berikutnya bisa menempati kursimu).
5. kafe memutar musik yang lambat dan santai - agar kamu tinggal lebih lama... dan memesan lebih banyak.
gila, kan? semuanya disengaja.