Foto para pemuda yang ikut memburu anggota PKI di wilayah Gunung Merapi, November 1965.
Kebencian Ansor kepada PKI bukan tanpa alasan. Hal ini bermula dari disahkannya UU Pokok Agraria tahun 1960.
UUPA tersebut memuat reforma agraria untuk kepemilikan lahan yang lebih merata.
Namun, pelaksanaan UUPA ini berjalan sangat lambat di lapangan.
Melihat kelambatan tersebut, PKI dan organisasi sayapnya Barisan Tani Indonesia (BTI) tidak sabar.
Pada tahun 1964, D.N. Aidit menyerukan strategi radikal. BTI diperintahkan untuk bergerak sendiri melaksanakan UUPA tanpa menunggu keputusan resmi dari pengadilan atau panitia landreform pemerintah.
Kaum tani diminta mengganyang setan-setan desa, yaitu tuan tanah jahat, lintah darat, tukang ijon, tengkulak, bandit desa, pejabat korup, dan kapitalis birokrat. Ini dikenal sebagai aksi sepihak PKI/BTI dalam menerapkan UUPA.
BTI mengerahkan ribuan anggotanya untuk turun langsung ke sawah dan ladang guna melakukan tindakan-tindakan penyitaan, pendudukan lahan, dan perlawanan kepada tuan tanah.
Hal ini menimbulkan gesekan dan konflik horizontal di akar rumput. Termasuk dengan kiai dan pesantren NU yang mengelola tanah-tanah wakaf. Juga dengan Angkatan Darat yang menguasai lahan-lahan perkebunan.
Kebencian ini ibarat api dalam sekam. Maka, ketika G30S meletus tidak sulit untuk memantik aksi massa untuk melawan PKI.
Cerita para korban peristiwa 1965.
Trigger Warning, utas menggandung kekerasan fisik dan seksual. Klo ga kuat jangan baca ya.
Pembunuhan ratusan ribu hingga jutaan orang di Indonesia pada 1965-1967 tetap menjadi peristiwa misteri. Sejarawan mengakui bahwa pembunuhan massal itu terjadi namun mereka mengalami kesulitan untuk mendokumentasikan satu kematian pun. Tanpa data dan dokumentasi, sejarawan bingung meghadapi pertanyaan paling mendasar: Siapa pelakunya? Angkatan Darat atau milisi sipil atau warga biasa? Kelompok mana yang paling bertanggung jawab? Apa motifnya? Bagaimana pembunuhan itu diorganisir? Apakah korban hanya kaum komunis atau menyasar yang lain? Apakah korban melawan? Mengapa korban tidak melawan? Berapa jumlah korban pembunuhan massal?
Foto: @potretlawas dari buku Penghancuran PKI oleh Olle Tornquist
Kesian keling ni buat keje dekat kedai orang berjam2 buat mcm office sendiri lepas tu owner kedai tak kasi dia datang dh dia meroyan. Lol
Pelik2 la orang zaman sekarang
Yang tak kuat semangat jangan tengok
🎥: hazwanmior
P/s: Video ini bukan milik Sirap Limau dan kredit telah diberikan kepada pemilik asal. Jika anda ingin kami menurunkan video tersebut, sila hantarkan DM kepada kami dengan segera. Terima kasih!