@CNNIndonesia Kalau para dosen, mahasiswa, pelajar, para buruh, ditambah lagi para aktivis hukum & HAM, aktivis buruh, aktivis lingkungan dan rakyat oposisi yg lainnya semua bergerak menolak Omnibus Law Ini, apakah akan terjadi revolusi di negeri ini ??? ✊
Heboh!, Beredar Video Seakan-akan Pendemo UU Ciptaker Pendemo Bayaran Yang Sedang Dibagi-bagi Duit, Ternyata Video Aslinya Para Pendukung Bayaran Jokowi-Amin Saat Pilpres.
Netizen: Goblog Boleh, Tapi Jangan Diborong Sendirian.
@TeddyGusnaidi Gua bingung ted, gua angkatan 98, elu disebelah mana ya
98 itu kelompok kiri si budiman dengan PRDnya, si adian dengan Forkotnya, Rama Pratama dengan BEM UInya..ada Fahri hamzah juga..
Foto-foto 98 banyak dokumentasinya ..
Gua kagak pernah lihat elu.
Elu bukan darikampus elit
Mas Idham, Kapolri @DivHumas_Polri , ini sudah kebangetan. Tlg dihormati kebebasan akademik dan kampus 🙏 Kami Kabinet Gus Dur pisahkan Polri dari TNI, agar Polri jadi pengayom masyakat, bukan alat politik & kekuasaan.✌️
@TirtoID Aparat juga memasuki dan merusak properti kampus tempat evakuasi medis. Bahkan mereka juga menyerang petugas keamanan kampus yg sedang bertugas. Terdapat barang bukti selongsong peluru gas air mata yg ditembakkan aparat isilop 🤬
@TirtoID Aparat isilop memang kurang ajar banget. Berani menyerang kampus yg merupakan tempat evakuasi medis para demonstran yg terluka. Bukti aparat sekarang malah lebih buruk dari jaman Orba. Berani bertindak anarkis di wilayah kampus yg seharusnya gak boleh dimasuki aparat !
AJI: Polisi tidak mau kejahatannya diketahui publik. Akhirnya yang dia lakukan adalah mengintimidasi, merusak dan menghapus barang bukti. #TempoNasional https://t.co/8p6bhjt2xl
Polisi tak lagi menghormati wilayah akademik. Mereka masuk ke kampus dan merusak properti—sesuatu yang bahkan jarang terjadi di era Orde Baru.
https://t.co/PgGQnaMj7t
@tempodotco Wajarlah kalau gak dikasih kesempatan bicara. Nanti malah kelihatan dong kalau Mr. Gubernur jauh lebih cerdas daripada Mr. Presiden. Kan gak lucu banget kalau sampai kelihatan sama rakyatnya sendiri .....🤭
Kami juga tahu siapa yang sponsorin Anarko yang bakar pospol dan halte busway
Jangan pikir hanya pejaten yang bisa bermain lempar batu sembunyi tangan... anjing!
AJI: Polisi tidak mau kejahatannya diketahui dari publik. Akhirnya yang dia lakukan adalah mengintimidasi, merusak dan menghapus barang bukti. #TempoNasional https://t.co/8p6bhjt2xl
Pakar hukum tata negara, Zainal Arifin Mochtar, menyoroti cacat prosedural pembentukan UU Cipta Kerja. Omnibus Law ini, kata dia, merupakan bukti Pemerintah dan DPR tidak serius dalam membuat produk hukum. #TempoNasional
https://t.co/hgNPmChzqQ