Timnas Inggris kemalingan besar-besaran 😭
Timnas Inggris menjadi korban pencurian menjelang Piala Dunia 2026. Sepatu pertandingan milik para pemain, bola resmi, serta peralatan latihan penting dicuri dari sebuah van saat dalam perjalanan dari West Palm Beach, Florida, ke base resmi mereka di Swope Soccer Village, Kansas City (Missouri).
Pencurian terjadi saat tim memindahkan seluruh perlengkapan dari pre-camp di Florida ke base baru untuk persiapan tiga minggu ke depan.
Hanya satu bola yang tersisa dari kargo tersebut. Peralatan lain yang hilang termasuk peralatan analisis, papan tulis Thomas Tuchel, meja pijat, dll.
Staf FA sedang berupaya mendata barang yang hilang dan mencari pengganti dengan cepat, karena latihan pertama di Kansas dijadwalkan Sabtu sore.
Pihak kepolisian mencurigai adanya kemungkinan keterlibatan sopir ekspedisi yang mengangkut barang tersebut.
📝 @DailyMail
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
“Kalau pada demo, macet, orang2 males keluar, apalagi sampe rusuh, kan yg rugi elo, omzet bakal turun”
Nggak, kalau suara pendemo didengarkan, pemerintah menjadi lebih baik, omzet gue akan jauh lebih bagus dibanding sekarang.
So, terima kasih buat yang lagi demo, semoga aman dan sehat selalu, semoga suara kalian sampai dan didengarkan!
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.