see? lu ngebenci prabski bukan lagi perkara dia terlibat pelanggaran HAM berat tapi digeser jadi perkara orientasi yang didasari oleh hegemoni patriarki kalian itu
kalian bukan mau indonesia sejahtera tapi ganti kuasa aja biar keliatan better hanya karena "less chaos" wkwkwk
HAPPY BIRTHDAY MY LOVE!!
i love you beyond grand gestures and perfect words i love you in the small spaces where a life is truly shared. if there is a forever meant for me, i hope it looks like growing older beside you i love you so much❤️
sekali lg saya akan berteryak PENDIDIKAN ITU HARUSNYA AFFORDABLE, ACCESSIBLE, DAN GAK AGEISTTTT MMMMMHHHHHHHMMMMMMM
PENDIDIKAN TIDAK BOLEH ELITISTT MMMMMMMMMMMM
gue klarifikasi gini bukan buat diri sendiri sih, tapi biar masyarakat melek inituh namanya kegagalan sistem tot ngentot. KENAPA LU PADA DENIAL BANGET SIH KALO BIAYA HIDUP INDONESIA TUH GAK SEBANDING SAMA PENDAPATAN??? LU BAYANGIN AJA UMR TERTINGGI 6JT, HARGA RUMAH STANDART 50OJT
orang2 pada marah sama kakak ini dan dibilang orang kaya ngaku middle class padahal kalian bisa LEBIH MARAH ke pemerintah yang bikin keluarga dengan gaji 11 juta ngerasa keberatan secara finansial in this economy😹
Saking korupsnya, sampe warga ga tau kalo plat nomor kendaraan bisa registrasi sekali saja. Saking korupnya, sampe warga menganggap wajar saja bayar 2x untuk 2 SIM yg berbeda atas nama pengemudi yg sama. Saking korupnya, sampe warga bisa sebodoh itu dan penentu regulasi diam saja
rill anjirr, gue ngeluh salah jurusan sampe lulus kuliah, terus dibilang "berarti pas SMA dulu mikirnya ga mateng" like wtf bro??? you wanted me to be mature enough at the age of 15-17??? mind you, gue yang sekarang otw 23 aja masih hilang arah 😂😂✌🏻✌🏻
Every time ada indo “alt” content creator, altnya cm di style & outfit doang… sisanya tetep normies & conformist seperti manusia indo pada umumnya
"lagian si op maksa jadi engineer padahal gaji ortu cuma segitu, kalo jurusan lain juga ga bakal se sesek itu" GOD FORBID KIDS HAVE THEIR OWN DREAMS I GUESS??? negara gila bikin rakyatnya jadi ikutan gila
Namanya Yasika Aulia Ramadhani. Usia 20 tahun. Pembina Yayasan Yasika Group.
Di usia yang kebanyakan orang masih mikirin skripsi, dia udah mengelola 41 dapur MBG yang tersebar di Makassar, Parepare, Gowa, dan Bone.
Inspiratif banget. Tapi tunggu dulu.
Aturan BGN: maksimal 10 dapur per yayasan, per provinsi.
Cara Yasika punya 41: daftar lewat beberapa yayasan berbeda-beda. BGN-nya sendiri yang ngaku ke publik:
"Tahunya itu dari cerita orang. Yang kami baca cuma dokumen."
Jadi sistem dilangkahi , dan yang melangkahi bukan sembarang orang.
Ayahnya: Yasir Machmud. Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan. Partai Gerindra.
Fungsi utama DPRD: mengawasi penggunaan anggaran publik.
Program MBG dibiayai Rp 335 triliun anggaran negara , dari pajak lo, dari pajak gue.
Trus anak Wakil Ketua DPRD mengelola 41 dapur dari program yang seharusnya diawasi oleh ayahnya sendiri.
Saat wartawan tanya ke Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulsel soal konflik kepentingan ini:
"Aduh, saya tidak bisa berkomentar soal itu."
Saat wartawan coba konfirmasi ke Yasir dan Yasika: tidak direspons.
Kolom komentar Instagram keduanya langsung ditutup.
Dan BGN bilang tidak bisa menghentikan 41 dapur itu karena:
"Kasihan anak-anak yang sudah terima manfaat."
Bukan tuduhan.
Ini fakta yang sudah dikonfirmasi BGN sendiri, diliput Liputan6, Tempo, Kompas , dan diinvestigasi ICW, yang menemukan 102 yayasan mitra MBG di 38 provinsi terafiliasi politisi, militer, dan polisi.
Gerindra: partai paling banyak afiliasinya dengan 7 yayasan.
Program ini katanya untuk anak-anak kurang gizi.
Pertanyaannya sederhana: siapa yang paling bergizi dari program ini?
please have more fun. go play with your friends. i promise you whatever qualification you think you have to "own" pales in comparison to nyesel gaada memori main sama temen or missing them but they're so far away now or worse, dead
Salah satu contohnya ya program kkn itu. Ya mungkin dari sisi mahasiswa bisa jadi kesempatan buat berbaur sama masyarakat. Tapi ekspektasi program kerja yg diharapkan ke mahasiswa tuh ga masuk akal. Harusnya ini dikerjain pemerintah, kenapa malah dibebankan ke mahasiswa kkn???