Gw mau jujur soal ini dan mungkin gak semua orang setuju.
Tweet ini kedengarannya manis. Suami yang supportif, istri yang dibahagiakan, dunia ikut bahagia. Romantis banget di atas kertas.
Tapi gw punya satu pertanyaan yang jarang ditanya di tengah semua kemanisan itu.
Istri nya mau atau dikondisikan untuk mau?
Karena di Indonesia garis antara dua hal itu sangat tipis dan sangat jarang dipersoalkan.
Perempuan yang punya gelar. Punya skill. Punya pengalaman. Punya potensi yang gak main main. Terus pada satu titik hidupnya dunianya menyempit jadi empat dinding rumah. Nunggu suami pulang. Nunggu ditanya mau makan apa. Nunggu dapat izin keluar.
Dan masyarakatnya bilang ih bagus banget suaminya perhatian.
Yang gak pernah ditanya gimana perasaan perempuan itu 5 tahun ke depan ketika teman teman seangkatannya udah berkembang, punya penghasilan sendiri, punya identitas di luar rumah tangga.
Sementara dia masih nunggu kata 'sesuai arahan sayang' buat nentuin mau makan siang di mana.
Gw bukan anti ibu rumah tangga. Sama sekali bukan.
Tapi ada bedanya perempuan yang milih jadi ibu rumah tangga dengan sadar, dengan pertimbangan matang, dengan tetap punya ruang untuk tumbuh
Dan perempuan yang masuk ke dalam peran itu karena itulah yang diharapkan. Karena itulah yang dianggap ideal. Karena dari kecil sudah dikondisikan bahwa itu tujuan tertingginya.
Dunia seluas ini.
Pendidikan yang bertahun tahun.
Potensi yang belum tentu ada batasnya.
Dan puncaknya adalah nunggu suami bilang sesuai arahan.
Bukan soal salah atau benarnya pilihan itu. Tapi soal apakah itu beneran pilihan atau sekadar jalan yang paling sedikit resistensinya di masyarakat yang masih sangat nyaman menaruh perempuan di dalam rumah
Suasana yang Membuat Perasaan Tidak Normal:
1. Sore hari pas Lebaran
2. Habis nonton episode terakhir film kesukaan
3. Hari terakhir sekolah atau kerja
4. Tidur sore, bangun malam
5. Hari pertama ngekos
6. Bangun pagi setelah putus
7. Crush upload foto pacarnya ๐คฃ
ada lagi?
Airport pickups are such a show of love. Doesnโt matter if it is romantic or platonic. Anyone who picks you from the airport that you arenโt paying to do so, actually loves you.