Jumat, 2 Januari 2026, KUHAP dan KUHP baru resmi berlaku. Baca selengkapnya untuk detail pengesahannya dan ingat lagi pasal-pasal krusialnya.
| Narasi Daily
Nah kan, alasan MBG nggak libur itu hitungan bisnis. Bukan tumbuh kembang anak... Mana mungkin tumbuh kembang anak jadi perhitungan?
Tak bilangin ya... Saat liburan, semua "bisnis" terkait sekolah ya ikutan libur. Tukang cilok, tukang bakso, ibu kantin, sopir antar jemput, polisi cepek yang atur lalu lintas depan sekolah, semuanya ya libur. Ya itu fakta yang harus dijalani.
Guru dan pihak internal sekolah, sebenarnya juga sama, tapi faktanya orang tua siswa masih memaklumi keluar SPP utuh meski libur karena posisi guru itu dihormati.
Tapi untuk urusan lain, ya libur aja kan nggak masalah. Pegawai kan tetap dspat bayaran bulanan dsri pengusaha Dapur MBG?
Seperti yang saya bilang, yang nggak mau rugi itu pengusaha MBG yang ini kebanyakan ya orang-orang di sekitar kekuasaan. Apalagi pakai uang negara, akhirnya dilanjut saja.
Karena satu-satunya yang dirugikan dari MBG tidak libur adalah negara, makanya diputuskan untuk tidak libur. Demi lanjutnya keuntungan Dapur MBG dan yang kecipratan duit dari situ.
December 16th, 2025:
" ... terimakasih, Indonesia mampu"
January 1st, 2026:
" ... bodoh kalau kita tolak"
.
.
51 tahun saya hidup di dunia, belum pernah saya se-bingung ini.
Kenapa bingung?
Karena terlihat sekali system di level atas tidak bekerja & terstruktur.
Karena untuk masalah nyawa jutaan rakyatnya sendiri, ada seorang Pemimpin tertinggi yang begitu gagap dalam menentukan sikap.
Waspada antek asing
Demo ditunggangi koruptor
Kabur Aja Dulu? Kabur aja lu
Kasus keracunan MBG cuma 0,00017%
Apa itu deforestasi? Sawit juga pohon
Bencana cuma di 3/38 provinsi
Selamat Tahun Baru 2021
Dalam sejarah, raja yang incapable justru dipertahankan untuk dimanfaatkan.
1 Januari 2026 bisa jadi hari terakhir kebebasan berpendapat kita. Tak ada lagi yang berani mengkritik presiden karena tidak menetapkan status bencana nasional. Masyarakat yang muak dengan anggota DPR RI yang joget-joget tak lagi berani menyerukan bahwa DPR adalah Dewan