Irak secara resmi menyatakan keikutsertaannya dalam perang bersama Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
"Kami telah memutuskan untuk menanggapi dan membela diri terhadap serangan yang menargetkan Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) resmi kami."
Hal ini terjadi ketika Israel dan AS terus melancarkan serangan terhadap markas PMF, menewaskan sejumlah pemimpinnya.
๐ฎ๐ท๐ฎ๐ฑ Iran strikes power plant in Israel. The empire bombed Iranian energy. Now Iranian missiles hit Israeli power. You cannot bomb a nation's infrastructure and expect yours to stay untouched.
The war the empire started is now hitting home. The rules have changed. And Iran is writing them.
๐ฎ๐ท๐บ๐ธ The Iranian Army issues a message to US forces: "Come closer."
"For years we have been waiting for the Americans to reach the designated points, and for more than two decades, we have trained for this moment with an asymmetric warfare strategy. Now, we have only one message for the American soldiers: Come closer."
Iran and Hezbollah have found weaknesses in the Israeli early missile early warning system and are exploiting them ruthlessly. Here is how:
1) Iran targeted the Qatar-based AN/FPS-132 early-warning radar and multiple AN/TPY-2 X-band radars in Jordan, the UAE, and Saudi Arabia. These systems previously provided the long-range detection needed for extended 10-minute warnings.
2) Hezbollah hit the Ha'Ela Teleport near Beit Shemesh. That is a crucial satellite communication station.
3) Iran has specifically targeted the Sdot Micha Air Base, which houses Arrow anti-ballistic missile systems and their associated Green Pine radars.
4) By systematically "blinding" the U.S. and Israeli radar network, Iran has turned a redundant sensor web into a "patchwork with serious gaps," exposing missile defense batteries to direct hits.
5) Iran and Hezbollah seem to be working toward a future mass salvo attack where enough of Israel's detection and interception layers have been degraded that more missiles get through. Each strike on infrastructure now is an investment in a bigger attack later.
6) The Qatar radar and UAE THAAD battery being struck reveals that Israel's defense partially rests on American systems that are themselves vulnerable and geographically distant. That's a fragile dependency.
7) Each system is designed for specific threats. A Patriot battery can handle certain drones but not long-range ballistic missiles, machine gun fire, or antitank missiles. This leaves gaps that adversaries exploit.
8) When you use an air defense battery to protect another air defense battery, it's no longer protecting civilian areas or other targets. In Israel's densely defended environment, this creates painful either/or choices.
9) As a result of all this, Israelis have since noticed shorter, or sometimes no, warning times.
There is deep frustration in Israel, both among civilians and officials, at its inability to protect citizens from barrages. The lies everyone is hearing on the media, that Hezbollah and Iran have been defeated and have no capabilities left, only make the frustration worse.
MUI Menyampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Ali Khamenei dan Mendoakan Semoga Menjadi Penghuni Surga Sebagai Syuhada
โMUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika pada (28/2/26). Kita menyampaikan inna lillahi wa inna ilaihi rajiun (ุฅููููุง ููููููฐูู ููุฅููููุง ุฅููููููู ุฑูุงุฌูุนูููู). Sebagai syuhada kita doakan semoga menjadi penghuni surga. Aamiin,โ demikian isi pernyataan tertulis MUI yang dikeluarkan pada Ahad (1/3/2026).
https://t.co/GDdca3a4Tw
Banyangkan dikasus warga Pino ini, 2 korban penembakan malah sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka ๐๐ญ
Tolong bantu up supaya dapat keadilan
@habiburokhman ๐๐๐
Masyaa Allahโฆ
Rektor ITB lepas rombongan Kabinet Mahasiswa ITB yang akan pergi ke Aceh bantu pemulihan pasca bencana.
Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan Bencana Sumatra, program Kemdiktisaintek.
Sc: santosoim
โ-
Selamat berkhidmat untuk membantu Aceh, adek-adek mahasiswa.
Sehat selalu, barakallah
Mantan Panglima TNI (Gatot Nurmantyo) : Kapolri sigit sedang melakukan penekanan kekuasaan kepada Presiden.
GN : Kapolri dalam waktu yg tak lama sudah melakukan 3 kali pembangkangan :
1. Membentuk team Reformasi TANDINGAN.
2. Menerbitkan peraturan kepolisian no 10 tahun 2025 (Polri bisa menjabat, jabatan non kepolisian tanpa mundur dari Kepolisian) Walau ada keputusan MK
3. Akan mempertahanakan posisi institusinya sampai titik darah penghabisan.
::
Gaes, tolong Kelen jadilah saksi : Aku ga ikutan dlm kegilaan Prabowo ikut bergabung di Board of Peace.
Aku setia sampai mati mendukung Palestina dan anti Isra'Hell' dan antekยฒnya.
Ini pilihanku.! Apapun resikonya.
#FreePalestine#FreePalestine
โขโข
โKami pun melihat pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok, bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penutupan fitur live,โ kata Meutya.
Bohong! @meutya_hafid
https://t.co/aCzqb2zWEb
BEGINILAH KRIMINALISASI PIK-2
Karena tidak mau menjual tanahnya ke PIK-2 dengan harga murah, maka :
1) Charlie Chandra kehilangan orang tua,
2) kehilangan tanah, dan
3) Charlie Chandra dipenjara 4 tahun
Charlie Chandra jadi bukti kriminalisasi pemilik tanah yg tidak mau menjual tanahnya ke PIK-2 dg harga murah.
Bapaknya lari ke luar negeri karena diancam dijadikan tersangka dan meninggal dunia di Australia.
Perkara ini sederhana, ahli waris pemilik tanah yg dimiliki, dikuasai, dan memiliki sertifikat sejak 80 an (40 tahun) oleh orang tua Charlie Chandra dituntut oleh orang yg ahli waris yang mengaku pemilik lama. Atas tuntutan (atau mungkin diminta oleh PIK-2 utk menuntut), PIK-2 ambil alih perkara tsb dan PIK-2 lakukan segala hal untuk kuasai tanah tersebut, termasuk memasukkan preman ambil alih tanah tersebut. Bersamaan dengan itu kriminalisasi dan proses hukum oleh aparat hukum yg diduga sudah dikendalikan oleh PIK-2.
Anaknya (Charlie Chandra) melawan dan ingin mempertahankan haknya, dan kembali dikriminalisasi dan diperlakukan bagaikan teroris oleh Polisi. Setiap sidang (18 kali sidang), pengadilan selalu dijaga sktr 200-300 polisi, padahal ini sidang sederhana. Dari mana komando mereka ?
Di ruang pengadilan, jaksa dan hakim bagaikan satu komando.
Hakim mengesampingkan semua bukti yg disampaikan terdakwa, saksi, dan ahli terdakwa. Hakim hanya menerima tuntutan jaksa dan ahli dari PIK-2. Dan akhirnya Charlie Chandra dihukum 4 (empat) tahun.
Silakan simak penjelasan Charlie Chandra dan Orang tuanya (almarhum)