Utuy Tatang Sontani, salah satu tokoh sastrawan utama angkatan 45. Eksil, anggota Lekra, dan bapak sastra drama realis Indonesia yang karya-karyanya sempat dilarang di era Orde Baru.
Dulu, membaca atau memiliki bukunya dianggap sebagai tindakan subversif. Sekarang mah tidak lagi, jadi silakan ikut PO-nya.
Gini ternyata rahasia di balik salah satu adegan paling favorit penonton di film Badut Gendong🤯
Penasaran gimana hasilnya? Tonton hari ini di film Badut Gendong, masih tayang di bioskop✨
#BadutGendong#UniverseQodrat
Kalian percaya ga istilah
“Apapun yang memang ditakdirkan jadi milik kita, walau sempat hilang pun suatu saat akan kembali”?
Nah ini pernah kejadian sama Oma ini
Tahun 2004, Oma ini namanya Mary Grams, cincin berlian kesayangannya ilang waktu lagi nyabutin rumput di kebun. Cincin itu bukan sembarang cincin, karena ini adalah cincin pernikahan dan udah nempel di jarinya selama lebih dari 50 tahun. Saking sedihnya, Mary milih buat diem dan beli cincin pengganti. Dia takut suaminya bakal kecewa kalau tahu cincin yang penuh kenangan itu hilang. Sejak saat itu, Mary cuma bisa pasrah dan nganggep cincin itu udah nggak mungkin ketemu lagi.
Eh, 13 tahun kemudian pas menantunya lagi panen wortel, ada satu wortel yang bentuknya aneh. Ternyata, cincin berlian Oma Mary melingkar pas di badan wortel itu, seolah-olah wortelnya tumbuh menembus cincin tersebut. Bayangin aja, selama belasan tahun cincin itu terkubur di tanah sampai akhirnya “balik sendiri” lewat hasil panen. Dan tau ga? Kocaknya lagi, itu cincin masih muat dipakai di jari Oma Mary 🤣
@runingmaan Liat aja video2 behind the scene-nya yang udah diupload. Speednya emang segitu. Liat juga aslinya Brian Le gimana. Contoh di IG-nya:
https://t.co/TYZTWjhZgh
Bukan berarti yang cepet itu selalu di up speed ya. Hehehe
Omaku baru meninggal , punya puluhan anabul.
- Kucing 15 dirumah
- Anjing 1 dirumah
- Kucing jalanan 40-50 ekor yang setiap sore rutin dikasih makan mau hujan badai gas ngeng nyetir (sekitar Depo Bangunan Alsut).
Yang mau ambil untuk dirawat dengan cinta, boleh banget ya, agak berat hati kalau taro shelter karena yang dirumah kesayangan oma semua gak dibeda-bedain🥲 Lokasi ada di Cluster Sutera Olivia, Alam Sutera.
cc:threadfikanatasya
Beberapa minggu ini, selain mengajar dan mengkritisi pemerintahan Prabowo, saya juga mendalami anime Baki dan Kengan Ashura. Kesimpulan sementara saya: ini bukan sekadar cerita soal berantam, tapi eksperimen filsafat tentang kekuasaan. Bahkan Yujiro Hanma sang Ogre menunjukkan bagaimana kekuatan bisa dianggap sebagai legitimasi.
Dalam perspektif positivisme hukum Hans Kelsen, Kengan Ashura menarik karena dunianya punya aturan dan struktur. Annihilation Tournament diadakan lewat sistem yang jelas, meski pertarungan brutal tetap sah karena ada asosiasi Kengan yang memberinya legitimasi.
Sementara Baki lebih dekat dengan natural law. Adegan Yujiro Hanma menghentikan konflik di sebuah negara hanya dengan kehadirannya menggambarkan ide ekstrem bahwa kekuatan pribadi bisa mengalahkan hukum formal. Dunia Baki seolah bertanya: apakah yang kuat otomatis benar?
Ini relevan saat melihat pemerintah menghadapi kritik dan demo soal MBG. Negara tidak boleh seperti sang Ogre yang menganggap kekuatan cukup sebagai pembenaran. Dalam demokrasi, legitimasi bukan hanya soal menang pemilu 58%, tetapi juga mau mendengar kritik dan mempertanggungjawabkannya.