Perbaikan perhajian akan terus kami lakukan, meski kami sadar tak mudah. Ada sekelompok orang yang tega ingin merawat jamaah haji menjadi komoditas. Mereka ingin memamfaatkan Religiusitas rakyat Indonesia, diakrobasi sebagai lahan rente. Ini yang ingin kami lawan, ini hal mendasar. Agar transformasi spiritualisme rakyat Indonesia benar-benar terwujud melalui tingginya adab dan peradaban.
Deep State dalam birokrasi itu adalah fakta yang harus terus disadari dan dilawan oleh siapa pun yg mengemban amanah di eksekutif. Dalam perhajian saya menyebut mereka sebagai Kartel. Tak peduli sektor apa pun, selama disitu ada insentif material yang besar, mrk akan mati-matian menjaga status quo, tak peduli siapa pun yang memimpin dan berkuasa.
Mak Nurbaidah, sudah lama ditinggal wafat suaminya, seorang Petani Di Pidie Jaya-Aceh, korban bencana banjir bandang, dan sempat tinggal di pengungsian.
Tekad kuat beliau untuk memenuhi panggilan berhaji_meski dalam kondisi sebagai korban bencana_membuat beliau rela menggadaikan sawah miliknya, agar bisa melunasi biaya perjalanan ibadah haji atau bipih dan akhirnya pulang haji, status sawah miliknya menjadi tergadai kepada orang lain.
Kami @kemenhaj.ri datang, meringankan beban beliau sesuai perintah Presiden @prabowo agar jama'ah-jama'ah haji Indonesia tidak terlilit hutang dan mengalami kesulitan setelah menunaikan ibadah haji.
Kolaborasi Pemerintah Indonesia bersama Zayed Foundation Uni Emirat Arab, menjadi kerja kolaboratif membantu jamaah haji Indonesia agar bebas dari hutang dan beban ekonomi lain setelah menunaikan.ibadah haji.
Sebelum Subuh waktu Indonesia Barat, saya menyambut kepulangan jamaah haji Aceh di Banda Aceh, kloter terakhir embarkasi Aceh ini adalah jamaah haji asal Kabupaten Bener Meriah, yang dikenal sebagai sentra penghasil kopi berkualitas yakni Kopi Gayo
Namun, semangat untuk menunaikan panggilan haji tak kendor, berbagai upaya dilakukan demi bisa tetap menunaikan panggilan untuk berangkat ke tanah suci, mulai dari menjual lembu, menggadaikan sawah, dan meminjam dari sanak saudara yang memiliki kelebihan dana.
Mungkin bagi sebagaian orang ini tindakan irasional, berlebihan, namun bagi beliau-beliau ini adalah panggilan kepatuhan mengejar keridhaan Allah SWT menunaikan ketaatan keberagamaan. Bagi saya pribadi pun banyak gejolak, kok bisa sampai begitu?
Tapi rasionalitas saya dan mungkin anda yang melihat tidak bisa menjangkau hakikat spiritualitas dan ketaatan yang sedang ditunjukkan, yang bisa kami lakukan sebagai pemangku tanggungjawab pengelolaan haji dan Umrah di Pemerintahan Presiden @prabowo adalah meringankan beban beliau-beliau, pada batas-batas tertentu, dan hal itu yang selalu dipesankan Presiden @prabowo kepada kami.
Hari ini saya berkegiatan di Pidie Jaya-Aceh, daerah dimana sebagian besar jamaah Haji mengalami musibah bencana alam banjir bandang Aceh bbrp waktu yg lalu, dan beliau-beliau tinggal mengungsi di tempat-tempat pengungsian.Namun,semangat untuk menunaikan panggilan haji tak kendor