Guys aku masih butuh banyak moots untuk akunku. Impression nya masih imut, trus akun ku juga kena limit komen 😔
Tolong bantu like dan RT ya guys. Bakal aku follow, jangan lupa follback 🥺
SAHAM BUMN KOLAPS, DPR MAU BUYBACK? JANGAN NAIF, ITU BUKAN OBAT TAPI CUMA KOYOK PEREDAM SAKIT DOANG
1/ DPR baru aja ngumpulin bos-bos Himbara dan Danantara buat bahas peluang buyback saham BUMN. Sekilas terdengar heroik, tapi kalau dibedah pakai logika investasi, langkah ini justru berisiko jadi bencana baru buat keuangan negara. Kenapa?
2/ Akar Masalahnya Bukan di Harga Saham
Pasar saham kita hancur bukan karena gak ada yang beli, tapi karena investor udah kehilangan trust akibat rentetan kebijakan pemerintah saat ini yang serampangan, gak tepat sasaran, rawan korupsi, dan serba srudak-sruduk.
3/ Lihat aja polanya: bikin kebijakan ugal-ugalan tanpa diskusi sama pelaku industri -> harga saham collapsed -> panik -> lalu diumumkan gak jadi. Masalahnya, meskipun dibatalin, kepercayaan pasar gak bisa balik instan. Investor dan pelaku usaha terlanjur skeptis, sementara negara tetep butuh duit.
4/ Belajar dari Era Jokowi: Pentingnya Stress Test
Dulu pas Rupiah menyentuh 15.000, pemerintah gerak cepat bikin stress test. Begitu dihitung dan ketahuan perbankan cuma kuat nahan sampai Dolar 17.000, level itu dijaga mati-matian. Sekarang? Rupiah udah tembus 17.500-an, BI baru isyaratkan naikkin rate Juni, tapi antisipasi riilnya minim banget.
5/ Dilema Krisis Energi & Ekspor Satu Pintu
Ditambah lagi ada ancaman krisis energi global karena pasokan diesel/avtur Eropa macet akibat konflik Selat Hormuz. Kalau dalam kondisi makro se-ekstrem ini ekspor satu pintu kita gagal dan Rupiah terus melemah, dampaknya bakal sistemik ke industri dalam negeri.
6/ Kenapa Buyback Justru Bahaya?
Kalau nekat buyback saat fundamental kebijakan belum dibenahi, kas internal perusahaan BUMN bakal habis cuma buat "nampung" saham yang lagi longsor. Ujung-ujungnya duit negara habis, sahamnya tetep sangkut di bawah.
Buyback dosis kecil cuma buat menahan penurunan pasar sesaat, BUKAN mengobati penyakit utamanya.
7/ Solusi Jauh Lebih Realistis
Daripada duit BUMN dipakai buat buyback yang gak efektif, mending duitnya langsung disetor ke negara lewat dividen buat nutupin defisit anggaran.
Pemerintah harus fokus ke akar masalah: stabilkan dolar, pangkas anggaran gak guna, pastiin program MBG tepat sasaran, dan pulihkan trust pelaku pasar. Kalau penyebabnya disembuhin, harga saham bakal naik sendiri tanpa perlu dipompa buyback.
8/ Kita cuma bisa berdoa yang terbaik buat Indonesia. Semoga pemerintahan Presiden Prabowo cepat sadar, dikasih hikmat kecerdasan, dan kesiapan penuh buat menghadapi badai ini. Di tengah ketidakpastian ini, benteng pertahanan terbaik adalah kebijaksanaan.