Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengelak saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai realisasi anggaran motor listrik. Dengan pengawalan ketat, ia langsung bergegas menuju mobil Toyota Alphard miliknya tanpa memberikan sepatah kata pun, Senin (15/6/2026).
~RS
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Perhatikan ya
Ketika saya posting:
Jangan turunkan Prabowo
Tapi makzulkan Gibran Fufufafa
Buzzer yang menggonggong banyak sekali.
Jadi kalian tahu, kan, buzzer itu sumbernya dari mana.
Harmonika di tangan kanan, dagangan di tangan kiri.
Om Lie bahkan punya semangat yang enggak kalah dari anak muda.
Buat yang pengin coba dagangan Om Lie:
📍Tenda Taman Sunter Indah,Jakarta Utara
⏰ 19.30 WIB - 23.00 WIB
Larisin dagangan Om Lie sambil dengerin harmonikanya yuk!
Content Creator: Dian Reinis
Produser: Yuna Fikry
#pejuangrezeki #kisahinspiratif #sunter #review
Kalau korupsi yg bapak lakukan dulu itu tindakan pantas apa tdk pak? Btw, bicara masalah etika dan kepantasan, seharusnya anda menasihati juga Presiden utk berhati2 ketika berpidato di depan publik.
Belasan perwakilan mahasiswa yang berunjuk rasa di Jakarta menemui Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Senin (15/06) sekitar pukul 17.25 WIB.
Para mahasiswa berunjuk rasa menuntut pemerintah mengevaluasi program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, meninjau UU Polri, hingga menghentikan militerisme.
GILA!!! seorang pendemo di persekusi masal oleh kejati
Rekaman video yang memperlihatkan dugaan tindakan represif oleh oknum pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara terhadap seorang demonstran viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat Kendariinfo pada Minggu (14/6/2026), tampak seorang peserta aksi diseret dan ditarik paksa saat diamankan di lingkungan Kantor Kejati Sultra. Meski demikian, belum diketahui kapan kejadian tersebut. Insiden itu terjadi ketika sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sultra.
Ketegangan meningkat setelah salah seorang demonstran berhasil masuk ke area kantor yang menjadi lokasi pengamanan. Saat proses pengamanan berlangsung, seorang perekam video berupaya mendokumentasikan kejadian tersebut. Namun, upaya itu mendapat penolakan dari pihak yang berada di lokasi. “Jangan menghalangi-halangi kita kerja pak, lihat pemirsa, pihak Kejati mengahalangi media,” ujar perekam dalam video.
Video yang beredar menunjukkan seorang demonstran ditarik secara paksa menuju bagian dalam kantor. Dalam rekaman itu juga terlihat tindakan menarik rambut dan pakaian demonstran yang kemudian menuai kritik dari masyarakat karena dinilai berlebihan.
Bagiku pribadi, sekolah itu baru 30-40% yg membentuk karakter anak. Sisanya ya kehidupan di rumahnya dan tongkrongannya
Apakah orang tuanya/lingkungannya apatis, terlalu manjain, suportif, keras, ambisius dkk
Itu yg menjadikan anak tersebut akan jadi seperti apa di dewasa
Mohon doa
Detik-Detik menjelang Ujian Doktoral
Saya menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- FKUI yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menempuh program doktoral dengan disertasi yang mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, sebuah pendekatan yang relatif tidak lazim dalam tradisi keilmuan kedokteran yang sangat eksak dan berbasis empirisme.
Dengan penuh rasa takzim, saya tetap menempatkan kedokteran modern sebagai disiplin ilmu yang menuntut ketepatan, kuantifikasi, dan validasi berbasis data. Oleh karena itu, dalam perjalanan akademik ini, saya tidak hanya mendalami dan merefleksikan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sumber konstruksi konseptual, tetapi juga mengintegrasikannya secara sistematis dengan pendekatan ilmiah melalui pengukuran berbagai biomarker dan parameter biomolekuler, seperti ADMA, nitric oxide (NO), NOX, serotonin, dan indikator fisiologis lainnya.
Upaya ini merupakan ikhtiar untuk menjembatani dua spektrum besar pengetahuan—wahyu dan sains—dalam satu kerangka intervensi yang tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga terukur secara ilmiah, dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu kedokteran yang lebih holistik dan integratif.
Jika karena waktu tempuh yang demikian lama, tujuh tahun karena harus mengerjakan lima jenis Riset dalam satu disertasi, sebagai konsekuensi membumikan dan mendaratkan Al Quran dalam tanah empirikal Kedokteran, dan karenanya sesuai peraturan tidak mungkin saya mendapatkan Cum Laude
Biarlah jika Allah berkehendak, Cum Laude datang dari Allah Sang Maha Terpuji atas persembahan hambaNya yang serba penuh keterbatasan ini.
JARANG DISOROT KAMERA.
Relawan Tim Medis Pada Aksi Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran ini siap siaga memberikan pertolongan pertama bagi massa aksi yang kelelahan atau mengalami kendala kesehatan.
Legalisir ijazah JKW SMA dan S1 sama-sama tanpa tanggal!
Sepertinya Tim Pembuat Ijazah baik SMA maupun S1 antara amatiran atau kurang bayaran ini.
Masa legalisir Ijazah S1 dan SMA yang digunakan untuk syarat mendaftar PILPRES sama-sama tidak bertanggal?
Syarat Presiden lho!
Dua spesimen ijazah ini sumber dari 1) KPU via Dr Bonatua Silalahi 2) PDIP via Mikael "Sentana" Sinaga
Ambyar tenan negara ini dibikin sama Bapaknya Fufufafa!
Ga ditayangin di tipi Krn media takut ancaman pemerintah. Jadi kite netizen menayangkan berita demo hari ini yg msh berlangsung. Viralkan....gas pol 🔥 🔥
Aneh berita demo ga ada di tv
" Seorang pria di Batang jadi tersangka usai mengubah sawahnya menjadi tambak udang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyebut pria tersebut diduga melakukan tindak pidana alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan "
Waahhhh bapak ini coba suruh ke Kalimantan dimana hutan di tebang di jadikan IKN. Atau ke Sulawesi, Sumatera dimana hutan di alih fungsikan sebagai kebun sawit ! Kalo seorang pemilik sawah aja bisa di begitukan kenapa tidak berlaku ke orang yg telah membabat sawah untuk mendirikan bangunan kopdes merah putih !?
Giliran sama rakyat kecil aja guwalaknya bukan main, coba kalo sama oligarki udah nunduk2 itu.
Guru Besar dalam Bidang Ilmu Media dan Jurnalisme di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) Masduki ikut berorasi pada aksi di pertigaan Jalan Gejayan, Yogyakarta. Menurutnya, kalau Prabowo-Gibran masih waras dan pro rakyat harus meninjau ulang seluruh programnya yang bermasalah selama ini. “Kalau tidak bisa ditinjau ulang, berarti tidak kompeten,” pungkasnya.
#Gejayan #MenujuIndonesiaBangkrut #Watchdoc