Arogan! Tak Terima Ditegur Ngebut, Wanita ini Malah Pamer Kartu Anggota Kepolisian
Sebuah video amatir merekam aksi kurang terpuji dari seorang pengendara wanita yang diduga merupakan oknum anggota kepolisian di kawasan Jalan Duri Utama Raya.
Kronologi Kejadian:
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat korban hendak berbelok kanan dari arah seberang Buddy Pool. Tiba-tiba, seorang ibu-ibu yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi datang dari arah Indomaret. Meski tidak terjadi senggolan atau kecelakaan sama sekali, wanita tersebut mendadak emosi dan memaksa korban untuk berhenti.
Saat dihampiri, wanita tersebut langsung membentak korban sambil menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian. "Lu gak tau gua siapa? Gua laporin lu ya, jangan macam-macam!" ujarnya arogan.
Tak sampai di situ, saat korban mencoba merekam aksi tersebut untuk perlindungan diri, wanita ini malah memukul tangan korban. la juga sempat mengejar korban sambil berteriak "Maling!", yang memicu massa hampir melakukan aksi main hakim sendiri. Beruntung, korban berhasil selamat dari amukan warga.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai insiden dugaan arogansi oknum tersebut.
Gimana menurut kalian?
JEMBATAN MEGAH DAN KUAT
PATUNGAN 1,08 Miliar, di kerjakan masyarakat lokal setempat tanpa campur tangan pemerintah sepeser pun & tanpa setetes keringat pun pekerja PU.
Bunyi petasan dan tepuk tangan pecah ketika pita di ujung Jembatan Enang-Enang dipotong pada Kamis, 2 Juli 2026
Wakil rektor anti kritik adalah ironi dunia akademik. Kampus seharusnya menjadi rumah bagi perdebatan dan kebebasan berpikir, bukan tempat memelihara mental penjilat. Jika suatu hari mendapat jabatan lebih tinggi, yang dibawa bukan kepemimpinan, melainkan kebiasaan melayani kepentingan atasan."
BEM UBK mengaku salah dan meminta maaf kepada rekan mahasiswa di halaman kampus karena terima uang yang menurut info sebesar 300 juta saat ketemu Gibran di istana wakil presiden beberapa Minggu yang lalu.
Source : tiktok/1kyy
Dari awal ngomongnya udah banyak provokasi begini..
Jadi wajar kan kenapa akhirnya mahasiswa bergerak beringas saat ada dialog bersama 3 pejabat kemaren
TNI-AU LANUD MULJONO KEMBALI INTIMIDASI WARGA!
Pada sekira pukul 21.00 WIB, sekelompok Anggota TNI-AU Lanud Muljono menyerbu rumah-rumah kami secara berombongan di tengah waktu istirahat. Tindakan yang jelas-jelas intimidatif dan melanggar ketentraman dan kenyamanan warga!
Mereka datang tanpa adanya koordinasi dengan RT setempat, dan menerobos masuk ke lingkungan kami, dengan alasan untuk menyebarkan undangan yang tidak jelas maksudnya. Anak-anak kecil terbangun dan ketakutan. Rasa aman yang seharusnya menjadi hak dasar kami sebagai warga sipil kembali dirampas!
Ketika warga mempertanyakan maksud kedatangan mereka di jam semalam ini, mereka justru merekam dan memotret kami, sebuah teror psikologis yang sengaja mereka ciptakan untuk mengintimidasi kami.
*Keterangan warga setempat
๐จBukan proyek Prabowo yang penuh drama korupsi.
Tanpa banyak pidato, 2.500 rumah diberikan gratis oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada korban Banjir di Sumatra.
Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ๐
Pantesan nggak ada TNI ternyata demo buzzer, duit pajak di pake buat bayar buzzer demi program laknat, lahan basah koruptor
Dari demo buzzer ini, fix guys, MBG HARUS STOP, koruptor nggak mau kehilangan lahan basahnya
MBG/ KOPDES HARUS STOPPP
#demo#indonesiagelap
Ternyata banyak juga ya yang ngebunyiin klakson di Bundaran UGM ๐คฃ๐ค
Poster "Bunyikan Klakson Kalau Capek Jadi WNI" langsung direspon rame.
Tanda rakyat lagi capek berat Wok...