Monica Vanesa Tedja’s ‘DEAR TO ME’ is now virtually screening on BFI Player in the UK as part of Queer East Festival selected short films.
🌊: https://t.co/1au0mWelHW
Barusan nonton ini dan memang bagus 👍. Beneran bisa paham sama ceritanya dan enjoy meski having 0 knowledge about mobile legend. Would recommend it kalau ada yang cari coming of age Indonesia.
Nggak cuma posternya yg keren, ternyata Nobody Loves Kay pun layak disebut salah satu film coming of age terbaik yg dimiliki sinema Indonesia. Cerita soal pertemanan lelaki, perjuangan menggapai mimpi & peliknya realita hidup dibingkai Bernardus Raka dalam debut penyutradaraannya secara emosional yg berhasil membuatku tersenyum, berdebar-debar hingga menyeka air mata haru.
Terinspirasi kisah perjalanan karir seorang pemain esports profesional asal Filipina dari SMA saat masih main bareng sama dua sahabatnya, hobinya ditentang karena ngeganggu sekolah sampai akhirnya nekat terjun ke dunia esports meski terkendala hp lemot, sepintas film ini terdengar segmented buat yg nggak akrab sama Mobile Legends. Tapi sejatinya ini bawa isu relatable tentang orang-orang yg pilihan hidupnya ditentang karena dipandang nggak lazim, mereka-mereka yg terpaksa mengubur mimpi karena ada keluarga yg harus dikasih makan & siapapun yg tak gentar perjuangkan apa yg diinginkannya sekalipun terus menerus dicibir.
Nggak cuma posternya yg keren, ternyata Nobody Loves Kay pun layak disebut salah satu film coming of age terbaik yg dimiliki sinema Indonesia. Cerita soal pertemanan lelaki, perjuangan menggapai mimpi & peliknya realita hidup dibingkai Bernardus Raka dalam debut penyutradaraannya secara emosional yg berhasil membuatku tersenyum, berdebar-debar hingga menyeka air mata haru.
Terinspirasi kisah perjalanan karir seorang pemain esports profesional asal Filipina dari SMA saat masih main bareng sama dua sahabatnya, hobinya ditentang karena ngeganggu sekolah sampai akhirnya nekat terjun ke dunia esports meski terkendala hp lemot, sepintas film ini terdengar segmented buat yg nggak akrab sama Mobile Legends. Tapi sejatinya ini bawa isu relatable tentang orang-orang yg pilihan hidupnya ditentang karena dipandang nggak lazim, mereka-mereka yg terpaksa mengubur mimpi karena ada keluarga yg harus dikasih makan & siapapun yg tak gentar perjuangkan apa yg diinginkannya sekalipun terus menerus dicibir.
SORRY GW KETAWA, bayangin lu benci sama orang, trus lu frustasi dan bingung mencari kekurangan dia, akhirnya muncul ide "gw katain aja hp nya android" 😭😭😭????