There are moments in Gaza when suffering becomes so ordinary that people stop asking for solutions.
They begin asking only for the smallest relief. A little less pain.
A child who sleeps through the night.
When I entered the clinic that morning, I noticed a young woman carrying a baby so small that I could not tell whether the child was a newborn or simply made tiny by hardship.
When her turn came, she gently placed the baby on my desk and said:
“I want any cream you have.” Any cream. Not a specific medicine. Not a particular treatment.
Just anything.
She uncovered the baby and showed me the severe rash covering much of the child’s fragile skin.
“I treat the baby with whatever free creams I can find in clinics,” she explained.
“Anything helps.”
As she spoke, I noticed something else. The baby was not wearing a diaper. Only pieces of cloth.
I asked why.
“I can’t afford diapers,” she replied calmly. “I wash these and use them again.”
Then she added that they were living in a tent and that her husband had suffered a serious foot injury and was unable to work.
“I’m not asking for much,” she said.
“I only want a cream.”
But what caught my attention most was not the rash.
It was the malnutrition.
The baby was severely underweight. The kind of malnutrition that is visible before any examination even begins.
So I asked the mother whether she had noticed.
She nodded. “Yes, I know.”
Then she said something I cannot forget: “When the baby gets older, things will get better.”
Not because she truly believed it.
But because hope was cheaper than treatment.
And treatment was something she could no longer afford. That was the moment that broke me.
Not the tent. Not the poverty. Not even the illness.
But the fact that this mother had lowered her expectations so much that she no longer dreamed of proper medical care, diapers, or adequate nutrition.
She came asking for the smallest thing she could imagine. A tube of cream.
Any cream.
Something that might make the baby hurt a little less.
The baby could not have been more than five months old.
Too young to understand war. Too young to understand poverty. Yet already carrying both on that tiny body.
There is something profoundly cruel about a world in which a mother’s greatest hope for her child is no longer a better future.
Only a little less suffering tonight.
#WoundedGaza
Lari itu: ‘penyiksaan diri’ yg baik sebelum kita disiksa kesakitan krn ‘malas’ bergerak. Bonus lainnya: bisa shalawat lbh dari 100x tiap 10k. Plus ingat banyak tugas menanti makanya maksa sehat. Ayo kita paksa diri utk sehat. Tdk hrs lari. Sayapun yg utama bukan larinya: tapi detak jantung yg jadi acuan. Di awal, 150-an bpm dah ngos ngosan. Alhamdulillah skrg ngos ngosannya di 170-an bpm🙏
Kalau korupsi yg bapak lakukan dulu itu tindakan pantas apa tdk pak? Btw, bicara masalah etika dan kepantasan, seharusnya anda menasihati juga Presiden utk berhati2 ketika berpidato di depan publik.
This is utterly brutal and outrageous. There is no excuse for Dutch police violently assaulting a pregnant woman simply because she wanted to stay with her detained PALESTINIAN husband.
The Dutch authorities must ensure full accountability for this blatant human rights violation. Such incidents indicate systemic bias & discrimination within their law enforcement.
Wahyu pertama yang diturunkan dalam Alquran adalah "Iqra" (bacalah). Sebuah kata yang sederhana tapi mendalam yang tidak hanya meminta kita membaca teks yang tertulis, melainkan juga membaca tanda-tanda zaman, fenomena alam, dan dinamika sosial. Melalui tradisi membaca inilah, manusia dapat terus menambah wawasan dan mengasah kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.
Selamat Hari Buku Nasional. Membaca adalah jembatan menuju kebijaksanaan. Mari kita terus rawat tradisi membaca di lingkungan terkecil kita, sekaligus bergotong-royong memperluas akses literasi demi mewujudkan Indonesia yang cerdas dan bermartabat.
Allahu Akbar, Merdeka!
~@Muzzammil_Yusuf, Presiden PKS
Krisis energi mulai dirasakan langsung oleh nelayan dan petani. Anggota Komisi IV DPR RI FPKS, Johan Rosihan mengingatkan pemerintah agar dampak kenaikan harga BBM tidak sampai mengganggu sektor produksi nasional, khususnya pangan dan perikanan.
Menurutnya, pemerintah perlu segera menyiapkan skenario krisis dan memastikan kebutuhan energi bagi nelayan maupun mesin pertanian tetap terpenuhi. “Ketahanan pangan tidak boleh terganggu akibat krisis energi,” tegas Johan.
#FraksiPKSDPRRI #PKSpembelaRakyat #PKS
Weekend ini nostalgia ke Galur, lokasi masa kecil yang penuh cerita. Ngobrol soal kenangan zaman dulu sampai isu terkini bareng teman2 komunitas Muda Itu Kita, sambil ngebakso di Bakso Mang Bewok, bakso favorit saya sejak tahun 80-an
Kadang tempat sederhana justru menyimpan memori paling berharga. Nantikan cerita selengkapnya ya 👍🏽
Menjelang pagelaran Piala Dunia 2026, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief berharap adanya peningkatan kualitas siaran pada lembaga penyiaran publik seperti TVRI, RRI, dan ANTARA. Apalagi, TVRI telah memiliki hak eksklusif penayangan Piala Dunia di Indonesia yang seharusnya menjadi kesempatan besar agar masyarakat di seluruh penjuru negeri dapat menikmati tayangan pertandingan dengan kualitas yang baik dan merata.
Dalam Rapat Dengar Pendapat kemarin, Fraksi PKS juga mendorong agar lembaga penyiaran publik memastikan akses penayangan Piala Dunia dapat dirasakan hingga daerah pelosok. Evaluasi yang disampaikan masih menunjukkan adanya wilayah yang mengalami keterbatasan akses dan jaringan siaran, serta pelaksanaan kegiatan “nonton bareng” yang masih banyak terpusat di Pulau Jawa.
Harapannya, tayangan Piala Dunia sebagai salah satu pesta olahraga terbesar di dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas UMKM, sektor kuliner, hingga ruang-ruang kebersamaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
#FraksiPKSDPRRI #PKSpembelaRakyat #PKS
Setelah Kemendiktisaintek secara resmi mengubah nomenklatur (nama) program studi "Teknik" menjadi "Rekayasa", maka jurusan teknik menjadi jurusan rekayasa dan ijazah teknik menjadi ijazah rekayasa 😅. Aya2 wae...entah apa urgensinya. Yg pasti nanti akan nambah anggaran lagi utk pergantian plang, kop surat, amplop, kartu nama dll...pdhal katanya lagi efisiensi 🫣
Ateng Sutisna menyoroti pentingnya penguatan manajemen risiko strategis di sektor hulu migas menyusul temuan BPK terkait potensi kerugian proyek WK Randugunting yang mencapai Rp1,34 triliun. Menurutnya, persoalan tersebut menunjukkan masih lemahnya sistem mitigasi risiko dan tata kelola proyek investasi migas.
Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap proyek, penguatan risk register korporat, serta peningkatan transparansi dan pengawasan kinerja produksi. Ateng menegaskan, setiap investasi migas harus dibangun dengan manajemen risiko yang kuat, terukur, dan akuntabel agar kerugian serupa tidak terus berulang.
#FraksiPKSDPRRI #PKSpembelaRakyat #PKS
Lebih dari dua tahun yang lalu Fraksi PKS DPR RI menjadi satu-satunya fraksi yang menolak UU IKN. Kami beralasan bahwa memindahkan ibu kota dari Jakarta ke IKN tidak memiliki alasan yang kuat dan kepentingan yang mendesak.
Terbaru, MK tegaskan bahwa ibu kota tetap di Jakarta, sampai Keppres Pemindahan benar-benar disahkan dan menjadi pertanda bahwa IKN telah sah menjadi ibu kota baru Indonesia.
Menurut kamu bagaimana? 🤔🤔
#FraksiPKSDPRRI #PKSpembelaRakyat #PKS
Bejibun akun anonim yang ngaku-ngaku punya pengalaman begini-begitu sama ibu berjilbab lah, guru ngaji lah, pokoknya Muslim dicitrakan jelek. Propaganda begitu bisa laku di AS, tapi harusnya kita di Indonesia gak gampang ketipu.
Harusnya.