Aku tidak pernah memiliki kekuatan untuk menyakiti hati / perasaan orang lain .Tapi kenapa orang lain begitu kejam menyakiti hati dan perasaan ku?
"Aku tidak pernah tegas untuk menyakiti hati & perasaan orang lain, tapi mngapa orang lain begitu tegas menyakiti hati & perasaanku.
Ngak papa kok, tapi semoga suatu saat nanti kamu melihatku sambil bilang ;
"perempuan itu dulu pernah sesayang itu sama aku , dan aku dulu bisa bisanya nyakitin Dia" 😚
Hubungan di umur segini kadang kayak negosiasi. Bukan lagi "kamu suka aku, aku suka kamu", tapi lebih ke "kita bisa gak saling ngerti di tengah kesibukan, ambisi, dan trauma masing-masing?"
Dan itu gak gampang.
Dan di titik itu, cinta bukan lagi soal perasaan yang meledak-ledak, tapi soal kesediaan untuk tetap hadir, meski capek, meski nggak selalu dipahami, meski kadang sama-sama butuh ruang.
Karena yang paling sulit bukan menemukan orang yang cocok, tapi bertahan sambil terus belajar memahami tanpa saling kehilangan diri sendiri.
Kerjo neng Taiwan seng kesel udu pengawehane ,
Tapi nahan ati mergo cocote wong Wongan seng koyo CELENG,
nahan awak Ben Ora ngepuk'i wong Wongan seng tukang drama dan Eneng Ae gebrak'ane Jan Asu jaran sak dokare😡