Didemo berkali-kali, dia ngumpet. Apatis.
Bencana berhari-hari, silih berganti, dia cuekkin.
Giliran anggota geng kecap kecapannya nikah-nikahan, dia berangkat. Jadi saksi pula.
Memang bedebah.
Kenapa memilih intimate wedding di Masjid?
✨ Simple tapi tetap khidmat - akad jam 10 dan sblm jam 12 udah selesai
✨ Bisa saving budget (biaya infaq masjidnya 2juta aja🥹)
✨ Lokasinya strategis dan setiap sudutnya cantik buat foto2
Menurut kita nikah di Masjid disaksikan keluarga dan teman terdekat sudah cukup, selanjutnya fokus utamanya menata kehidupan setelah menikah 💗
MasyaAllah alhamdulilah~
engga ada yang namanya putus baik-baik.
Lo tetap nangis pas sampai rumah, dia juga tetap sedih walaupun nggak nunjukin ke lo.
It's just denial.
Kalian cuma belum siap nerima kalau semua yang udah dibangun bareng bisa selesai dalam semalam.
No one starts a relationship expecting it to end. So many dreams, so many plans, day by day kalian bangun bareng. But sometimes, all of that still loses to reality. Di keadaan kayak gini, nggak ada yang benar-benar baik-baik aja.