“Ngapain demo sih, bikin macet doang.”
Eh kimak!!! Gegara ada orang-orang yang mau turun ke jalan, lu bisa nikmatin hari libur, THR, upah minimum, hak cuti, hak pekerja sampai kebijakan yang direvisi gara-gara tekanan publik dan banyak hak lain yang sekarang dianggap biasa. Banyak hasil yang lu nikmatin tanpa harus ikut kepanasan, teriak-teriak, atau ribut sama aparat di jalan. Jadi mending mingkem kata pocong. Nyepongin pemerintah juga jangan bego amat. Kritik itu bukan makar, demo itu bukan dosa. Lucu aja, tiap ada yang protes dibilang bikin macet. Lah kalau dulu semua orang nurut dan diem, mungkin banyak hak yang sekarang lu nikmatin nggak bakal ada. Demo memang bikin macet jalan. Tapi yang lebih bikin sesak itu mental budak yang nganggep pemerintah selalu benar dan rakyat harus selalu diam. Pantex.
15 KATA YANG BIKIN
OMONGAN LO NAIK LEVEL
1. Mikir → Menganalisis
2. Cocok → Relevan
3. Penting → Krusial
4. Cepat → Efisien
5. Jelas → Spesifik
6. Tujuan → Objektif
7. Hasil → Output
8. Kemampuan → Kompetensi
9. Pengaruh → Dampak
10. Perubahan → Transformasi
11. Kerja sama → Kolaborasi
12. Masalah → Kendala
13. Solusi → Resolusi
14. Cara pandang → Perspektif
15. Inti → Substansi
PENYAKIT DARI DOSA
YANG TAK TERDUGA
1. Sariawan: (suka julid)
2. Batuk berdahak: (suka jengkel
kepada anak atau suami/istri)
3. Darah rendah: (over khawatir, terlalu
banyak pertimbangan
atau ragu-ragu)
4. Darah tinggi: (suka emosi,
tidak mau kalah)
5. Nyeri badan: (sulit dinasehati)
6. Kolesterol: (tidak mau menerima
pendapat orang lain)
7. Maag: (overthinking, memendam
amarah)
8. Pusing: (sering berpikir keras, curiga,
merasa paling benar)
9. Sering kencing: (takut akan
sesuatu tidak percaya diri)
10. Selalu ingin buang angin
setelah wudhu: (banyak membicarakan
hal yang tidak bermanfaat)