@soraipena Ininih yang paling aku malesin kalau ketemu orang yang gila agama, ngingetin gapapa toh tapi jangan sampai maksa dan ngatur apalagi ini dipost di publik. Untuk apa coba? Cari simpati? Cancel aja orang sperti ini guys
Template Chat Izin Isi Kontak Izin Referensi:
Pada beberapa rekrutmen, terutama pertamina, meminta kontak referensi dari pengalaman sebelumnya, kalau aku dari supervisor waktu aku magang dulu. Izin menyantumkan kontak ini WAJIB yaa karna siapa tau kontak referensi tersebut nanti beneran dihubungi jadi biar etis karna itu termasuk privasi juga kamu membawa nama perusahaan sebelumnya
gini chat aku ke beliau:
Selamat siang, Bu. Mohon maaf mengganggu waktunya. Perkenalkan, saya [nama kamu] dari Universitas ... yang sebelumnya magang di ... pada periode [bulan masuk] hingga [bulan selesai] lalu di bawah bimbingan Ibu.
Saat ini saya sedang mengikuti proses rekrutmen untuk beberapa posisi. Akan tetapi, terdapat perusahaan yang meminta kontak referensi dari pengalaman magang sebelumnya.
Oleh karena itu, saya ingin meminta izin kepada Ibu, sekiranya Ibu berkenan apabila saya mencantumkan nama dan kontak Ibu sebagai referensi profesional
Terima kasih banyak sebelumnya, Bu🙏🏻
Hormat saya,
[nama kamu]
Iyaaa, tapi jangan cuma list jobdesc. Sebisa mungkin pakai action verb (kata kerja) kayak: developed, managed, analyzed, created, coordinated, optimized, dll.
Pakai konsep STAR (Situation, Task, Action, Result) juga boleh supaya recruiter tau kamu ngapain dan kontribusi yang kamu kasih.
Misal:
❌ Mengelola media sosial perusahaan.
✅ Created 20+ konten Instagram selama program magang dan berkolaborasi dengan tim marketing untuk meningkatkan engagement dalam 2 bulan.
Jadi fokusnya bukan cuma “apa yang dikerjakan”, tapi juga “apa dampaknya”. Good luck! ^^
@tanyakanrl menurut aku sih gpp karna dulu aku suka minta liat cv tmn juga pas jaman kuliah skrg gantian aku juga ngasih ke temen yg minta liat cv akuu bahkan kadang aku bantu saranin apa yg harus dimasukin ke cv nya