Baiklah saya ulangin.
Bitcoin diciptakan untuk menahan laju inflasi,suku bunga diciptakan untuk menahan laju inflasi.
Punya fungsi yang sama bukan?
Jika ada negara melaporkan inflasinya diatas kewajaran maka Bitcoin naik, kenaikan Bitcoin tertunda jika suku bunga dinaikkan. Dalam jangka pendek suku bunga menang melawan inflasi, dalam jangka panjang, Bitcoin yang menang.
Kenapa? Karena tidak mungkin menaikan suku bunga terus, biasa makan salmon ganti pindang gatel.
M1 Tiongkok yang naik artinya Pemerintah Tiongkok menyediakan liquidity bukan dari ekonomi yang naik, tetapi dari ekonomi yang ada, jika ekonomi yang ada saja membuat Bitcoin 98K, apalagi jika dari ekonomi yang jatuh, kemana Bitcoin?.
Liquidity didunia ini satu, terpaut satu sama lain, apa yang terjadi di AS dapat mempengaruhi segala sisi ekonomi didunia, Liquidity terbesar berada di AS, GDPnya 29T, tetapi utangnya 36 T.
Saat pandemi, Fed menyediakan 20% dollar baru untuk menyelamatkan ekonominya, Bitcoin kemana? ATH, setelah inflasi capai 9.1%, Fed menaikan suku bunga dari 0% ke 5.5%, Bitcoin kemana? 15K. Kenapa? Dosa Fed lebih dari 10 tahun menyediakan liquidity dari kebijakan Zero Interest Rate Policy, mau ditebus dengan kenaikan suku bunga selama 2 tahun, berhasil? Tidak.
Karena tak berhasil Fed menahan suku bunga 5.5% higher for longer selama setahun, Bitcoin kemana? ATH lagi. Mandat Fed yang menciptakan pekerjaan dan menjaga kestabilan terancam, jutaan pekerjaan menghilang, dan inflasi belum ke 2%, Fed potong suku bunga jumbo, Bitcoin kemana? ATH lagi.
Sekarang liquidity AS telah kering, untuk menyediakan liquidity baru, AS haru berhutang lagi, tapi plafon utang sudah tersentuh, maka undang-undangnya harus ditinjau kembali. Suku bunga masih 4.5%, apakah Fed bisa menaikan suku bunga lagi? Tidak. Walau inflasi belum 2%.
Nah, pindah Ke Tiongkok, liquidity terbesar didunia ini Tiongkok yang punya.
Bitcoin naik bukan hanya karena dibeli, Bitcoin naik karena Bitcoin adalah inflation hedge.
Jika didunia ini hanya ada saya dan kamu yang masing masing punya 100 juta maka seharusnya di bank hanya ada 200 juta, alih-alih 200 juta, dibank ada 350 juta, uang siapa itu?
Harga beras saat uang beredar 200 juta lebih murah daripada saat jumlah uang beredar 350 juta. Kenapa? Karena bukan berasnya yang naik, tapi nilai uangnya yang turun.
Bapak saya dengan bangga selalu bilang, rumah yang beliau beli 200 juta dulu sekarang nilainya 2 milyar. Padahal rumahnya ga bertambah tanahnya, bangunannya pun usang, saya diminta renov sekarang. Apakah jika saya jual rumahnya itu 2milyar, saya bisa beli rumah dengan spec yang sama 200 juta? Tidak bisa. Terus gain-nya dimana?
Bukan harga rumahnya yang naik tapi nilai uangnya yang turun.
Jadi engga ada hubungannya dengan Bitcoin di larang di Tiongkok, Bitcoin tidak naik hanya karena dibeli, tetapi naik karena sifat inflation hedge melindungi dari inflasi.
Bukan harga rumahnya yang naik, Bukan harga emasnya yang naik, bukan harga Bitcoinnya yang naik tapi nilai uangnya yang turun.
1 #Bitcoin = 1 #Bitcoin
Bitcoin naik, karena Yuan akan jatuh diinflasikan untuk menggerakan ekonom, sebagai negara dengan liquidity terbesar kedua, maka inflasi Yuan mampu menggerakan Bitcoin. GDP AS 29T, GDP Tiongkok 17T, inflasi 9% ajah udah wow itu.
Jika Yuan jatuh, maka Jepang bisa bangkrut, karena pasarnya akan dihantam barang murah Tiongkok. Makanya Yen juga inflasi.
Ingat, pemilik surat utang AS terbesar adalah Jepang, yang kedua Tiongkok, jika itu dijual, DXY akan rontok.
Semoga faham. Maaf kepanjangan.
Repost and retweet, biar saya ga capek jawab dm dan pertanyaan satu satu. πππ
π @nodepay_ai $NC is entering the @KuCoinPreMarket at 18:00 on January 9, 2025 (UTC). Get ahead and plan your trades today!
More details here ‡οΈ