kepala BGN yg baru:
"kalau anda temukan sekolah rusak, difoto dan dilaporkan saja. ga perlu dibanding-bandingkan dgn dapur MBG karena GA NYAMBUNG"
ga nyambung gimanaa, itu dapur bisa berdiri kokoh krn ngambil anggaran pendidikan
Sepuluh pohon mahoni gede ditebang abis dini hari, batangnya dicor semen, ditutupin tanaman kecil biar gak ketahuan.
Modus rapi, niatnya jelas: ngilangin penghalang videotron reklame. Ini bukan alpa, ini by design.
Yang bikin miris, ini kejadian di tengah moratorium tebang pohon yang udah jelas ada Perda-nya.
Artinya siapa pun pelakunya paham risiko, tapi tetep nekat,kalkulasi untung videotron lebih gede dari resiko sanksi.
Klasik: ruang hijau kalah sama kalkulasi bisnis kalau pengawasan lemah.
Wali Kota Bandung udah sidak, ngancem segel dan pidanakan pihak yang diduga terlibat.
Bagus, tapi jangan berhenti di ancaman verbal doang.
Publik butuh: proses hukum jalan, sanksi tegas biar gak jadi preseden "tebang dulu, urus izin belakangan".
DLHK & Satpol PP Kota Bandung wajib kawal sampai tuntas, bukan cuma viral 1 hari terus senyap.
Kota tanpa pohon itu bukan kota modern, itu kota yang lupa napas.
Untuk yang belum tahu apa yang dialami oleh Babeh Aldo bisa membaca berita:
1. Babeh Aldo Mengungkap Dugaan Praktik Narkoba, Malah Berunjung Dipanggil di Dirserkrimsus Polda Kalsel
https://t.co/2tiEvdPGFq
2. Beredar Rekaman Diduga Riezky Amalia Pelapor Babeh Aldo Mengaku Dapat Backingan Kapolda Dan Sejumlah Pemimpin Daerah !! https://t.co/yjKiuIToLZ
3. Direktur PASTI INDONESIA Dan Babeh Aldo Datangi Komisi III DPR RI
https://t.co/LnIKHdPCGR
4. Bukan Pidana Ini Jurnalisme, Aliansi Masyarakat Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babeh Aldo,Analisa Hukum Terhadap Kriminalisasi Kerja Jurnalistik Investigasi
https://t.co/l0vfMPijxV
5. Breaking News , Ratusan Masyakat Banjarmasin Gelar Aksi Dukungan Untuk Babeh Aldo Di Krimsus Polda Kalsel, “Kami Merasa Ini Kriminalisasi”
https://t.co/1yLn7IqtQR
6. Bikin Haru, Ini Pernyataan Sikap Masa Aksi Terkait Pemeriksaan Terhadap Babeh Aldo Di Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan
https://t.co/2zEQyrympv
7. Tim Penasehat Hukum Babeh Aldo: “2 Jam Dari Saksi Menjadi Tersangka, Penegakan Hukum Di DITRESKRIMSUS Polda KALSEL Diduga Cacat Prosedur”
https://t.co/WBr1ODNVIb
( Persuasi Tv)
Di mata Jokowi, Prabowo tidak ada apa-apanya walaupun dia Presiden. Baru kali ini gw nonton youtube durasi 1 jam ga gw skip sama sekali.
Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI, menjabarkan semua tentang rencana Jokowi sebelum jabatannya selesai. Diantaranya:
>Pembungkaman kampus (Menteri punya 35% suara pemilihan rektor)
>Revisi UU KPK (H-3 pelantikan Presiden)
>Proses pemiskinan lewat judi online
>Pendiaman korupsi
>17 menteri pasti di briefing Jokowi untuk menjalankan misi
>Pajak 12%
>Larangan gas 3kg dijual pengecer
>Bensin oplosan
>Sabotase blackout Sumatra
>DLL
Kalian nonton sendiri aja videonya di youtube Hersubeno Point
Polisi tetapkan Firli sebagai Tersangka sejak 2023 tapi sampe sekarang polisi tidak menahannya
Entah rahasia apa yang dipegang Firli Baruri Mantan Ketua KPK sampe gak ada yang berani menindak nya
Ancaman hukumannya harus berat dan berlapis :
- Menerobos Lampu Merah
- Pelat Nomor Palsu
- Teror dan Intimidasi
- Melanggar Perpol No. 7 Tahun 2022 tentang etika profesi kepolisian
kasihan banget adik2 yang mau pergi sekolah saja harus melewati benteng takeshi
sementara bangunan di tengah hutan dipakein kipas dengan harga 11 juta per unit.
sungguh miris🥲
Wuih, gila sih ini investigasinya.
Kelen harus nonton Bocor Alus Tempo soal Jampidsus!
Gue tambahkan info-info menarik. Menurut Tempo:
Pertama, Presiden dikabarkan marah besar kepada Kapolri karena penggeledahan itu.
Kapolri sampai minta maaf dan menjelaskan kalau dikasih tahu, info penggeledahan akan bocor.
Kedua, kabarnya, apa yang dilakukan Kapolri dianggap pembangkangan.
Muncul wacana agar Kapolri diganti dengan Komjen Karyoto dari Jenderal SS.
Ketiga, Presiden dikabarkan ragu dengan Komjen Karyoto. Itu karena dia BESANNYA KDM.
Presiden khawatir kalau loyalitas Karyoto akan mengarah pada KDM, bukan untuk dirinya.
Keempat, ada info bahwa ketika rapat internal di Widya Chandra, ada laporan penebalan pasukan.
Ini bikin Prabowo khawatir dan menuding, "Kalian mau sabotase pemerintahan saya?" Polisi akhirnya menjelaskan kalau mereka ga mungkin menjatuhkan presiden.
Kelima, ada dugaan lobi-lobi agar Febrie tidak jadi tersangka.
Kompensasinya, Febrie mundur dari Jampidsus dan emas 74 kg itu diklaim bukan miliknya. Dua pengusaha dikontak agar mengaku bahwa emas 74 kg itu miliknya.
FOTO: Screenshot YouTube Bocor Alus Tempo.
Wah, drama politik pekan ini gila banget 👀
Jadi ceritanya Sjafrie mengusulkan Komjen Karyoto jadi Kapolri baru saat rapat mendadak. "Kebetulan" dia sedang berada di sekitar lokasi. Lalu:
- Prabowo sempat setuju, eh dibisikin: "Pak, Karyoto itu besan Kang Dedi Mulyadi lho" 🙃
- Elektabilitas KDM sedang tinggi-tingginya, jadi pertimbangan "politik" langsung masuk hitungan. Benar-benar drama politis.
- Ujungnya? Tidak ada keputusan malam itu. Kapolri belum jadi diganti, kasusnya cuma dilimpahkan ke kejaksaan untuk "mitigasi". Artinya: biar kegaduhannya reda dulu
Sementara itu, profil Karyoto sendiri sudah seperti sinetron:
- eks pejabat KPK yang menyeret Edhy Prabowo & Juliari Batubara ke penjara
- tapi kasus Firli Bahuri yang dia tangani malah dua kali dikembalikan kejaksaan, sampai sekarang tidak jelas nasibnya 😅
- terus naik pangkat: Kapolda Metro Jaya → Kabaharkam → sekarang masuk bursa calon Kapolri
- harta Rp11,5 M, anaknya jadi Wabup Garut sekaligus mantu KDM
Jadi minggu ini, rebutan kursi Kapolri = drama besanan + kasus digantung demi "meredakan kegaduhan." Keren sekali cara kerja negara kita? 🤡
Video pengakuan ibu Maryati seorang pemilik warung makan di Pati Jawa Tengah yang diharuskan membayar tagihan pajak sebesar Rp 840 ribu
Tagihan sebesar ini ternyata hasil perhitungan dari luas bangunan warung (28 meter persegi) dikalikan Rp10.000 per meter, lalu langsung diakumulasikan untuk masa pungutan selama 3 tahun ke depan
Ibu Maryati diberi pilihan yang sangat berat: Segera lunasi tagihan tersebut, atau warungnya akan DIBONGKAR!