‼️‼️TWITTER DO YOUR MAGIC PLEASE ‼️‼️
GUA RELA BUKA GEMBOK DEMI INI, PLEASE BANTU GUA TEMAN2 GUA UDH BINGUNG NYARI ORANG INI KEMANA KARNA SEMUA AKSES GUA DI BLOKIR, BAHKAN TEMEN2 GUA JUGA DI BLOKLIR/UNFOLL SAMA INI ORANG. GUA KETIPU DENGAN NOMIMAL YG UDAH G NGOTAK BANGET🤬
#intinyadeh berdebat sama anggota TNI di IG, berujung diancam disiram air keras:
> Seorang anggota TNI bikin IGS: sekelas dokter aja kuliah 5 tahun tp gajinya imut
> Ditanggapi sama seorang warga, bahas ttg anti-intelektualisme, arogansi institusi, rendahnya SDM aparat
(1/2)
Rame euy, langsung dikasih salam olahraga
Sebuah insiden penodongan menimpa salah satu pesepeda di Bandung baru-baru ini. Kejadian bermula saat sekelompok pesepeda yang sedang beristirahat ditodong sajam oleh oknum tak dikenal di Kawasan Tegalega Kota Bandung, Jumat (24/4)
(cont)
Delta Force and 160th SOAR conducting an urban training operation in Los Angeles.
Few pilots possess the skill to land a helicopter at night in a parking lot surrounded by trees and light poles.
But for the 160th, this is just another night at the office.
Ini menarik buat dibahas
MRAP itu Mine Resistant-Ambushed Protected Vehicle.
Kendaraan yg didesain untuk Angkut Personel, Anti-Ranjau & Anti-Penyergapan.
Menurut kalian lebih cocok ditaro di Jakarta? atau Kandahar?
Di dunia barat, ada 2 jenis doktrin kepolisian: EU & US
Members of the elite hunter killer unit 'Task Force Black' pictured under the Victory Arch in Iraq, 2007.
The task force was conducting operations in Iraq against Al Qaeda insurgents. Between 2004-2009, a group of less than 150 men comprised of 22 SAS, SFSG, SRR, 18 SIGS and various Intel units took down over 3500 terrorists and reduced their capabilities.
This was one of the most successful fighting operations of the Iraq war and the scourge of Al Qaeda. In May 2009, TFB was disbanded after its role and purpose was fulfilled.
Menara Saidah di MT Haryono, Jakarta Selatan, telah menjadi "apartemen hantu" yang ikonik sejak kosong pada 2007, menampilkan arsitektur megah bergaya Romawi.
Meski bernilai tinggi, gedung 28 lantai ini dibiarkan terbengkalai karena masalah teknis mendasar, yaitu isu fondasi miring yang membuatnya dianggap tidak aman untuk ditempati. Selain kendala teknis, proses perobohan sulit dilakukan karena lokasinya menempel pada infrastruktur vital seperti LRT dan pemukiman padat.
Sebagai aset swasta milik keluarga Saidah, gedung ini tidak bisa dibongkar paksa oleh pemerintah, menjadikannya monumen yang didiamkan.
Popularitas gedung ini justru meningkat karena kisah horor, termasuk rumor pembangunan di atas lahan makam dan legenda Kuntilanak Merah.
Cerita mistis seperti lampu yang menyala sendiri dan orderan fiktif ojek online di malam hari memperkuat reputasinya sebagai salah satu ikon horor Jakarta.
Fenomena ini menjadikan Menara Saidah misteri tersisa di tengah pusat bisnis kota.
Saya selalu mengutuk aksi keji kelompok separatis pro-Rusia dan militer Rusia yang terlibat dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines Flight 17, pada Juli 2014. Selain 43 orang WN Malaysia yang menjadi korban meninggal dunia, ada juga 12 orang WN Indonesia wafat di flight ini.
Semoga semua amal dan ibadah seluruh korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan lest we forget 🥀.
Happy 3rd LAR Day
-
3rd LAR, March 25th, 2003. In the sandstorm, two days after the 12 hour ambush.
-
“The WOLFPACK, along with 1st LAR Battalion, led the Division’s rapid attack north by passing through Task Force Tarawa just 56 hours after attacking into Iraq, then crossing the Euphrates River and continuing the attack north along Highway 1.
On 23 March 2003, while advancing hundreds of kilometers in front of the Division to seize a bridge over the Tigris River, the battalion uncovered a night ambush by dozens of Iraqi irregular forces known as the Fedeyeen. This was the first major and only battalion-level engagement of the war which resulted in several dozen enemy killed in action and the destruction of Iraqi armor forces attempting to maneuver south against the Division.
From the afternoon of 24 March until 1 April, the battalion was attached to RCT-5. On 25 March, the battalion’s advance north was temporarily halted due to “The Mother of All Sandstorms’” which reduced visibility throughout Southern Iraq to less than a few feet during daylight and to nothing during hours of darkness. Once the sandstorm lifted on 26 March, the battalion continued its advance north on Highway 1 until the entire Division was temporarily halted west of Ad Diwaniyah in order to allow for supplies and logistics to catch up to the lead units.”
Saat akun-akun cenblue sibuk "farming engagement" soal rudal dan drone, lalu mengolok-olok MANPADS yang dimiliki oleh negaranya sendiri, Indonesia, saya ingin menjelaskan tentang konsep ADS (air defence system) dan MDS (missile defence system) yang bersifat multi-layered, tapi...
Tapi sepertinya kebanyakan masyarakat Indonesia bahkan tidak mengetahui perbedaan antara roket dan peluru kendali atau rudal, dilanjutkan dengan ketidaktahuan terhadap jenis dari alutsista yang menggunakan roket dan rudal itu sendiri, termasuk berbagai jenis drone juga, jadi kita harus mulai dari dasar.
Di luar semua itu, Astros yang sedang menjadi "perbincangan panas" karena diolok-olok "jaraknya hanya 90 km", merupakan sebuah self-propelled MLRS (multiple-launch rocket system), yang menggunakan 32 roket HE-Frag kaliber 127mm, yang akan ditembakkan secara salvo (bergantian secara non-stop), untuk menggempur sebuah "grid" atau area yang sudah ditentukan. Salvo MLRS seperti ini terbukti efektif sebagai saturation attack, seperti saat pejuang Palestina, atau Houthi, meluncarkan serangan dengan Grad mereka, yang membuat multi-layered ADS dari unsur C-RAM Israel kewalahan.
WOW.
There is a HUGE Special Operations Deployment arriving in the Mid East.
The seizure of Kharg and Hormuz Island is almost 100% going ahead.
We don’t deploy this for nothing.
Army Ch-47 Helicopters
160th SOAR MH-60 helicopters
Units fm:
Both 1st & 2nd Batt 75th Rangers
5th SF Group
US Army Delta Force
SEAL TEAM-6
Centcom task force
USAF 621st “Devil Raiders” contingency response team (runway repair)
82nd Airborne already likely deployed.
Ovda Airbase in Israel is near the Elat on the Red Sea and is empty & full of hard shelters.
King Faisal in Al-Jafr Jordan is a huge base used by USSOF before. It’s close to KATSOC training facility for work ups.
With Tripoli MEU inchopping the Gulf of Oman on Friday this is a huge force for multiple Islands & locations, not just Kharg.
They intend to take and repair one runway (Kharg).
This force is not leverage. This is a commitment to take action.
Ini Boeing B-52 Stratofortress USAF tertangkap kamera terlihat bawa setidaknya 12 buah rudal AGM-158 JASSM dikedua sayapnya, diduga sedang menuju Iran untuk melakukan misi pengeboman. Satu buah rudal JASSM (Tergantung Varian) sendiri memiliki biaya setidaknya $1,5 Juta (Rp25,45 Miliar), kalau bawa 12 unit maka total nilai kesemuanya mencapai $18 Juta (Rp305,42 Miliar).
Dengan uang sebesar itu, anda bisa membeli All New Xpander GLS CVT sebanyak 1.094 unit untuk mobil dinas. Atau 1.527 unit rumah subsidi di Tangerang, kalau per unitnya sekitar Rp200 Juta.
Izin mengulang penjelasan mengenai semprot parfum di leher berdasarkan jurnal ilmiah 🙏
Nah sebetulnya hingga saat ini BELUM ADA BUKTI KUAT bahwa menyemprot parfum di area leher itu bisa meningkatkan risiko penyakit tiroid atau kanker di area leher.
Pembahasan mengenai jangan semprot parfum di area leher itu karena ada zat-zat kimia tertentu yang dalam parfum yang berpotensi mengganggu hormon tiroid, namanya 𝗲𝗻𝗱𝗼𝗰𝗿𝗶𝗻𝗲-𝗱𝗶𝘀𝗿𝘂𝗽𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗰𝗵𝗲𝗺𝗶𝗰𝗮𝗹𝘀 (𝗘𝗗𝗖). Beberapa zat diantaranya adalah phthalates, parabens, dan triclosan. Nah tapi yang perlu diperhatikan adalah sifatnya itu zatnya terakumulasi di tubuh, dapat melalui jalur mana saja, 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗞𝗛����𝗦𝗨𝗦 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗹𝗲𝗵𝗲𝗿.
Masalah yang lebih mungkin muncul bila menyemprotkan pafrum di leher adalah munculnya 𝗱𝗲𝗿𝗺𝗮𝘁𝗶𝘁𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗹𝗶𝘁, kalo ini ada penelitian jelasnya. Keluhannya bisa berupa gata, kemerahan, dan kulit kering.
Kesimpulan:
-Bukti ilmiah menyemprotkan parfum langsung di leher terhadap terjadinya penyakit tiroid dan kanker MASIH BELUM KUAT
-Kandungan zat pada parfum yang dapat berpotensi menyebabkan gangguan tiroid, sifatnya terakumulasi di tubuh, bisa dari berbagai tempat, TIDAK KHUSUS di leher
-Risiko yang dapat muncul akibat menyemprotkan parfum di leher adalah dermatitis
Semoga bermanfaat!
SUMBER:
1. Arribas. 2012. Allergic Contact Dermatitis to Fragrances. Part 1
2. Pearce. 2024. Endocrine Disruptors and Thyroid Health.
3. Alblooshi. 2025. The impact of perfumes and cosmetic products on human health: a narrative review.
Jangan sebut oknum, para pelaku tindak kejahatan ini merupakan PRAJURIT TNI AKTIF dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. 3 orang PERWIRA dan 1 orang BINTARA dari 2 matra, TNI AL dan TNI AU, NDP berpangkat Kapten, SL dan BHW berpangkat Letnan Satu dan ES berpangkat Sersan Dua. Penangkapan para pelaku, walaupun anggota aktif TNI, juga sepatutnya mendapatkan "pengawalan" terkait keberlanjutan kasusnya, dikawal oleh masyarakat. Kita juga tidak boleh LUPA bahwa kejahatan ini KEMUNGKINAN BESAR memiliki DALANG, otak dari operasi ini, itu juga harus diungkap secara tuntas.
Kapal induknya? Enggak.
Pengawalnya? Punya.
Tenang pak, USS Abraham Lincoln itu at least saat ini dikawal sama 4 kapal destroyer AEGIS dari kelas Arleigh Burke class (CMIIW), ada USS Frank E. Petersen Jr. (DDG-121), USS Michael Murphy (DDG-112), USS Delbert D. Black (DDG-119) & USS Spruance (DDG-111). Ada juga beberapa kapal destroyer yang diluar dari kelompol CSG3 ini. Apa fungsi mereka berempat?
• Sebagai pertahanan ASW (Anti-Submarine Warfare) dalam melawan ancaman bawah laut.
• Platform serangan darat, mereka bisa pakai rudal TLAM/Tomahawk.
• Sebagai payung udara bagi armada CSG (Carrier Group Strike) Abraham Lincoln. Pilihan mereka banyak tergantung ancamannya, mulai ancaman rudal jelajah, mereka bisa pakai ESSM atau SM-2MR, kalau ada rudal balistik/hipersonik mereka ada SM-6/SM-3.
Destroyer US Navy juga sudah AEGIS pak, karena kemampuannya buat bisa Track-as-Search target macam rudal rudal balistik. Untuk destroyer Arleigh Burke Flight III itu mereka udah pake AN/SPY-6(V)1 AMDR, yang bisa ngelacak target bergerak ribuan kilometer per jam di luar atmosfer bumi dengan ukuran sekecil bola tenis. Radar AN/SPY-6 (V)1 ini juga kabarnya punya sensitivitas hingga 30x lipat lebih besar dari radar lama. Ini memungkinkan kapal mendeteksi rudal hipersonik yang punya RCS (radar cross-section) kecil dari jarak yang lebih aman.
Ada yang komentar "AU dan AL malah tidak diperkuat (alutsistanya mungkin?), lupa dengan geografis Indonesia kah?" 😂😂😂... Padahal ya itu yang menjadi fokus utama dari pemerintahan periode kemarin dan sekarang. Yang parah itu justru orang yang belum lama ini giring opini "kan tidak ada ancaman nyata, beli senjata ingin perang dengan siapa?", kemudian opini bodoh ini dipuja-puja juga. Lupa mungkin, kalau saat ini untuk beli munisi kaliber menengah untuk beberapa meriam saja antreannya sudah TAHUNAN, apalagi alutsista besar yang sifatnya strategis? Tidak bisa seperti membeli bakso yang bayar, kemudian barangnya langsung diantar ke depan gerbang rumah.