sedikit tips buat yang suka ngopi di kafe:
jangan langsung pesen "es kopi susu satu" tanpa nanya.
coba biasain tanya ke baristanya mereka pake biji kopi apa.
soalnya jenis kopi itu pengaruh banget ke perut.
kalo lu punya lambung sensitif, mending cari yang arabika.
kadar kafeinnya lebih rendah dibanding robusta, jadi lebih aman dan nggak bikin deg-degan parah.
daripada asal pesen terus malah kumat..
CMIIW
“Suami punya hutang, tinggalin. Kalo istri yang punya hutang, harus ngerti dan bantu”
Mindset ini berakar dari budaya patriarki yang ngelihat cowo sebagai provider, jadi pas dia gagal provide, itu sepenuhnya salah cowonya.
Sedangkan cewe dipandang sebagai pihak yang lemah dan harus dilindungi. Apapun alasan cewenya berhutang, pasti make sense dan bisa dimengerti. Kalo cowonya gamau bantu, egois.
Gitu kan yang ada dipikiran lo?
Kok kesannya cewe gabisa bertanggung jawab atas pilihannya sendiri? Sampe kudu selalu diselametin cowo?
Mindset yang lo anggep belain cewe ini, sebenenya bikin gerakan feminisme mundur 100 tahun.
Aku pernah nemu pembahasan tentang kondisi mental laki-laki dewasa, dan isinya cukup bikin mikir.
Banyak dari mereka hidup di mode “bertahan” setiap hari, capek, penuh tekanan, overthinking, tapi tetap jalan seolah semuanya baik-baik saja. Bukan karena mereka nggak punya masalah, tapi karena sejak lama mereka diajarin buat kuat, diam, dan nggak banyak mengeluh. Akhirnya, banyak perasaan yang dipendam sendirian, tanpa tempat pulang untuk cerita.
Cuma mengingatkan lagi, kepribadian seseorang nggak bisa dinilai dari gaya berpakaian dan genre musik yang didengarkan. Merendahkan selera seseorang nggak membuktikan kamu berkelas, itu cuma membuktikan kamu berpikiran sempit