MD,PhD,MMB,FACP,FACG Internist Gastroenterologist Faculty of Medicine, Universitas Indonesia -Care About What's Happening around us #GerakanAntiHoaksKesehatan
Ahli Ingatkan Ancaman Kandungan Silika dalam Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap Kesehatan Paru https://t.co/vOCMyN9D7D #salamsehat@ygi_gastro_id@pbpegi_
Semoga Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warganya di tengah aksi demonstrasi hari ini, 27 Agustus 2026. Semoga aspirasi dapat disampaikan dengan tertib, aparat menjalankan tugas secara profesional, dan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik. @RadioElshinta
Sedang viral seputar penyakit infeksi usus buntu, semoga informasi ini bermanfaat tetapi ketika seseorang sudah dinyatakan infeksi usus buntu sudah kronis maka sewaktu2
bisa saja manjadi akut sehingga butuh penanganan segera dengan operasi @ygi_gastro_id
https://t.co/ouaeBG5fGO
Semoga menjadi pelajaran buat kita semua _cuma sayangnya belajarnya tidak selesai2_ sehingga kembali jatuh korban...kita selalu jatuh pada lubang yang sama🙏🙏😭😭 @ILUNI__UI@Medicine_UI
Lima tahun lalu, saya hanyalah anak bungsu dari keluarga tukang las dan penyapu jalan di Bagan Siapi-api, Rokan Hilir, Riau. Jangankan untuk memikirkan biaya kuliah di Jakarta, uang untuk makan sehari-hari sajapun kerap tak cukup untuk kami. Tapi, Bapak dan Ibu tak pernah lelah berkorban. Ibu bahkan menjual perhiasan satu-satunya, kalung emas pemberian nenek untuk membeli tiket pesawat agar saya bisa mendaftar ulang ke UI. Saat itu, saya berjanji bahwa suatu hari nanti, saya akan membalas semua tetes keringat mereka dengan gelar ini.
Ketika kabar penerimaan saya di FKUI tersiar, media lokal memberitakan kesulitan ekonomi keluarga kami. Dari situ, saya merasa kuasa Tuhan berpihak kepada saya. Ikatan Alumni FKUI, Prof. Ari Fahrial Syam, Guru Besar FKUI, menghubungi kami dan berkata, “Biaya kuliah dan hidupmu akan kami tanggung. Fokus saja belajar.” Seperti mimpi rasanya bisa menjadi bagian dari ekosistem kedokteran terbaik bangsa ini. Sejak saat itu yang saya lakukan hanyalah belajar dengan giat dan menyelesaikan perkuliahan ini dengan baik serta aktif berkontribusi di kampus. Perjalanan ini menyadarkan saya bahwa keterbatasan bukan akhir cerita, tapi awal dari jaringan kebaikan yang tak terduga.
Kini, setelah mengucap sumpah dokter, tekad saya semakin membara untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi nantinya, Saya akan kembali ke Rokan Hilir sebagai dokter spesialis jantung atau kandungan. Di kampung halaman, banyak ibu hamil yang meninggal karena tak ada tenaga ahli, atau pasien jantung yang harus merantau berobat ke kota. Saya ingin perubahan itu dimulai dari tangan saya. Untuk adik-adik di pelosok yang ragu meraih mimpi karena ekonomi, saya berpesan: “Jalanmu mungkin terjal, tapi selama ada kemauan dan orang-orang baik yang siap membantu, langkahmu tak akan pernah sendiri. Gapai mimpimu, dari desa kecil tanpa biayapun, kita bisa mengubah dunia. Tuhan pasti beri jalan”
dr. Syahrul Ramadhan
Alumni Fakultas Kedokteran 2025
#UniversitasIndonesia
#SIMAKUI #SNBP #SNBT
#UKT #IPI