Barusan saya dapat khabar dari salah satu tim penguji S3 dr Tifa, bahwa rencananya jam 9.00 hari ini dia akan ujian Seminar Hasil doktoral di FK UI. Namun tiba tiba Jam 6.30 tadi di parkiran, dr Tifa didatangi petugas dari Polda Metro Jaya. Mereka menunjukkan surat untuk membawa dr Tifa ke Polda Metro, padahal Ujian S3 menunggu dr Tifa pagi ini.
Walau sudah minta ijin penangguhan untuk ujian. Petugas kekeuh membawa dr Tifa ke Polda. Ada kemungkinan besar Polda Metro akan melakukan penahanan.
Inilah wujud polisi sudah tidak lagi menegakkan hukum, dan keadilan tapi lebih menegakkan perintah yang bertentangan dengan hukum dan Keadilan itu sendiri.
@Hilmi28 Ada yg tau ini siapa ? , ngaku mahasiswa universitas mana fakultas apa semester berapa ? ato ini cuma " cecunguk bayaran " dari Rektor UGM OVA yg di backing oleh PARPOL tertentu yg teraffiliasi dgn TERMUL GANG Zhoko DOG 'S untuk " menggiring " OPINI PUBLIK ?
Sbg penutup bapak ibu, ...lihat teks..., ...ngomong ..., lihat teks ...., ..... ngomong..., ....lihat teks....
Kembali lagi
Sbg penutup bapak ibu, ....lihat teks...., .... ngomong....., lihat teks......
Inilah wakil presiden Indonesia, sdh baca teks pun dia masih kosong.😭
Apa kalian ga merasa berdosa pada bangsa besar ini dgn memberikan pemimpin seperti ini?😭
Kita sebelumnya punya wakil presiden yg hebat-hebat knp malah turun seperti ini?
Coba pakai nurani kalian. Kalian sdh membawa Indonesia makin maju atau makin mundur?
IJAZAH JOKOWI SUDAH PASTI PALSU...
RAKYAT SEMAKIN SADAR, SEMUA MASALAH BERASAL DARI IJAZAH PALSU...
AKGIRNYA MUNCUL PENIPU DAN INDONESIA TAK MAJU-MAJU....‼️
#GengSoloSabotasePrabowo#GengSoloSabotasePrabowo
🆘🆗
Joko Widodo lulus Fakultas Kedokteran, kata Warektor UGM Wening tanggal 15 April 2025
Joko Widodo lulus Fakultas Hukum, kata Jubir POLDA Metro Jaya, 17 April 2026
Tepat setahun yang lalu, kedua Pejabat ini sama-sama mengalami slip of the tongue alias keseleo lidah.
Peristiwa keseleo itu harus dibaca sebagai tanda-tanda dari Yang Maha Kuasa.
Pak Presiden @prabowo, penyiraman air keras terhadap Andri Yunus, yang menyebabkan cacat seumur hidup, sangat mengerikan. Apakah Bapak mau diabadikan dengan kekejaman seperti ini? @ListyoSigitP
Ada satu Termul yang digadang-gadang selama ini jadi ahli digital forensik bernama Josua Sinambela, beberapa hari yang lalu memposting beberapa dokumen, yang saya yakin termasuk dari 709 dokumen yang diklaim oleh POLDA Metro Jaya sebagai bagian dari barang bukti Ijazah Joko Widodo yang mereka sita dari UGM.
Dalam Gelar Perkara Khusus yang diadakan POLDA Metro Jaya 15 Desember 2026 lalu dimana saya hadir, 709 dokumen yang seharusnya digelar oleh POLDA sama sekali tidak ditampilkan. Padahal seperti layaknya sebuah Gelar Perkara, Maka seharusnya yang digelar ya 709 dokumen itu, digelar di hadapan semua yang diundang, untuk diperiksa bersama-sama.
Tetapi pada acara tersebut, yang digelar hanya 2 dokumen, yaitu yang diklaim sebagai Ijazah S1 dan ijazah SMA Joko Widodo, itupun hanya diperlihatkan tak lebih dari 5 menit tanpa boleh disentuh apalagi dipegang.
Nah, yang saya permasalahkan adalah, mengapa si Termul Josua ini bisa memposting beberapa dokumen ini? Darimana dia peroleh dan dia akses?
Kalau dari UGM, dia bukan staf UGM.
Kalau dari POLDA, dia bukan pegawai POLDA.
Lalu dari mana dia bisa peroleh dokumen-dokumen ini?
Apakah POLDA, untuk kesekian kalinya, melakukan Pelanggaran HAM terhadap kami?
Apakah untuk kesekian kalinya, POLDA melakukan inequelity before the law?
Menabrak Peraturan yang dibuat Kepolisian maupun Undang-Undang yang dibuat Negara?
Dan, apalagi Termul ini tidak paham bahwa ketika dokumen ini terbuka, saya sebagai Peneliti maupun banyak Peneliti lain yang terbiasa melakukan penelitian terhadap data-data, terbelalak, karena untuk kesekian kali kami mendapatkan novum baru.
Data dan fakta baru ini yang memperkuat Hipotesis baru sebagai tambahan dari Hipotesis yang sudah kami susun, bahwa
Memang ada Ijazah asli.
Yang palsu adalah oknumnya.
Ingat ya bahwa ini adalah Hipotesis terbaru, tidak menganulir Hipotesis lama yang sudah kami teliti dan buat simpulannya, dalam buku JOKOWI'S WHITE Paper, bahwa Ijazah yang beredar selama ini, terutama versi yang diposting Dian Sandi 1 April 2025, secara scientific Based adalah 99,9% palsu.
Hipotesis Baru ini kami sebut sebagai H2 postulatnya sesuai dengan statement Rocky Gerung adalah:
Ijazahnya asli, orangnya palsu.
Maka, wahai Para Peneliti sekalian, para Invetigator, para Pencari Orang Hilang dan Barang Hilang
Ayuk kita cari:
1) Ijazah Asli
2) Orangnya yang Asli.
Karena Termul bodoh, maka dia tak sadar bikin blunder sendiri.
Karena Netizen cerdas, ayo bantu RRT buat memecahkan misteri ini.
Kalau kalian cerdas, kalian akan bisa melihat sejumlah CLUE pada beberapa dokumen ini.
@susipudjiastuti Boleh gak sih bu, semua kayu yg sudah ditebang yang tersisa itu termasuk yang masih di tongkang itu disita negara trs dipakai baiki semua rumah warga yang rusak,drpd dibiarkan terjual ke luar negri bablas angine tetep juga warga sumbar yang rugi,baru setelah itu ijinnya dicabut
...Pada akhirnya kita paham kenapa ijazah asli gak pernah ditunjukkan ke publik.
Karena mustahil menduplikasi emboss + watermark.
Ya kaleee di tahun 1985 UGM menerbitkan 1-1nya ijazah tanpa emboss+watermark...?!
LOL! (``,)
Dalam dokumen Inquiri Nasional Komnas HAM ada banyak kasus pimpinan Polri terlibat dalam pembabatan hutan dan pengambil-alihan tanah milik masyarakat (adat) secara semena-mena dan ilegal. Di Kalbar polri back up perusahaan sawit malaysia yg tdk berkantor di Indonesia, kenapa?