meskipun org org bilang, “percuma! nggak ada yg bisa berhentiin dia (presiden).”
nggak ada kata percuma, perlawanan ya tetep perlawanan. perjuangan ya tetep perjuangan.
Kontol? Mau gak di genjot juga pajak buat rakyat lebih gede daripada lu si kontol pemerintah. Mending walkout aja dah ni orang orang tolol, buat negara sendiri tot
sekali lg saya akan berteryak PENDIDIKAN ITU HARUSNYA AFFORDABLE, ACCESSIBLE, DAN GAK AGEISTTTT MMMMMHHHHHHHMMMMMMM
PENDIDIKAN TIDAK BOLEH ELITISTT MMMMMMMMMMMM
gue juga udah muak sama pandangan yang bilang kuliah harus umur segini, umur segini harus kerja, harus punya rumah, harus punya pasangan, harus harus harus,, kambingggg… berasa usia kita sempit banget dan pilihan ga banyak..
Kata aku banyak muslim di Indonesia yg masih perlu belajar memanusiakan manusia, menghargai perbadaan, belajar duduk di 1 forum dgn banyak org dg berbagai perbedaan. KELUAR DARI BUBBLE. Belajar agama & be a good servant of Allah tp belajar respectful towards other people too pls
bisexual who only dated the same gender, bisexuals who only dated the opposite gender, bisexuals who dated many genders, bisexuals who never dated anyone. They all deserve a happy pride month, stop being biphobic.
Kalau rupiah benar-benar tembus Rp20.000 per dolar, ada satu kelompok yang bisa sangat tertekan.
Bukan orang miskin.
Bukan juga orang kaya.
Tapi kelas menengah.
Kelompok yang "terlalu kaya" untuk dibantu tapi "belum cukup kaya" untuk terlindungi.
Mereka terlihat baik-baik saja dari luar.
Padahal sedang menopang semua bebannya sendiri.
Cicilan rumah, sekolah anak, orangtua yang mulai menua, dan standar hidup yang harus terus dipertahankan.
Masalahnya, selama bertahun-tahun banyak yang mengira mereka sedang membangun kekayaan.
Padahal yang dibangun baru kehidupan yang lebih mahal.
Penghasilan naik, tapi cicilan ikut naik.
Penghasilan naik, tapi kebutuhan ikut naik.
Penghasilan naik tapi rasa aman tidak ikut naik
Itulah mengapa banyak keluarga merasa:
“Gaji saya jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, tapi kenapa hidup terasa lebih berat?”
Kalau dolar benar-benar menuju Rp. 20.000, yang perlu dikhawatirkan bukan cuma kursnya, tapi kenyataan bahwa banyak keluarga akan baru sadar:
selama ini mereka hidup nyaman bukan karena keuangannya yg kuat, melainkan karena kondisi ekonomi masih cukup baik untuk menopangnya.
dan ketika kondisi itu berubah…
yang bertahan bukan siapa yang bergaji besar tapi siapa yang punya bantalan finansial.
Negara ini gagal menjunjung ideologi Pancasila.
1. Sila satu, cuma tau agama abrahamik.
2. Sila dua, minus kemanusiaan terhadap minoritas.
3. Sila tiga, konflik pecah dimana-mana.
4. Sila empat, kerakyatan dipimpin oleh presiden jahat.
5. Sila lima, keadilan cuma buat mayoritas.
“Berbeda-beda tapi tetap satu jua” well no bcs you discriminate and mock people who are not in the same religion, who have darker skin color, with disabilities, with different ethnic background, women, queers, the poor and the disadvantaged, and the list goes on
kalau orang udah gamau cerita, itu tandanya org di sekitarnya ga ada yg bisa dicurhatin. mayoritas org ga punya kapasitas utk berempati. curhat ke keluarga/teman, even ke sosmed, pasti jadi suffering olympics. “kamu masih mending”, “aku lebih parah”, “ngeluh mulu sih”.