everyone you need to calm down.... his producer friend commented that it was Jaehyun and his cousin made a happy memories in the middle of his busy schedule!
top komen pagi ini perkara jaehyun post foto bareng cewe
"geber geber supra"
"indomaret mana lagi yg harus gue kunjungin"
"infokan balap liar yg gak liar liar amat"
"temui aku dirasa sesalmu jae"
"itu air danau apa air mata gue?"
"jaehyun balik wamil aja lagi"
"ahh ini mah AI"
"kalau denger suara deg itu dada gue yg bunyi"
๐ญ๐ญ๐ญ
really need people to grow up because i've seen few hate comments over that. seriously???
remember that you are a fan of idol Jaehyun, so support his musics and talents!
one day, aku pengen anakku belajar tentang cinta bukan dari film atau novel, tapi dari cara ayahnya memperlakukan ibunya: yang sabar, lembut, tanpa nada tinggi. aku ingin dia melihat bahwa ibunya dipenuhi rasa cinta dan terimakasih setiap harinya.
tau gak sih kenapa LAKI-LAKI/SUAMI tuh banyak yg kyk PRINCES? bbrp ada yg mikir kalo udah ngasi NAFKAH= TANGGUNG JAWABnya udah beres. pdhl egk se-simple itu.
aku pernah denger podcast seorang pakar keluarga, dan nemu jawaban dr pertanyaan diatas.
karena KETIMPANGAN POLA ASUH orang tua. di mn anak perempuan dipersiapkan untuk "melayani" sementara anak laki-laki dipersiapkan untuk "dilayani" alias anak laki-laki sering kali tidak disiapkan untuk mjd suami yg terlibat secara emosional dan domestik
see? gmn budaya dan pola asuh orang tua membentuk ekspektasi yg egk seimbang sejak kecil, yg kemudian menjadi akar konflik atau penyesalan setelah pasangan tsb menikah.
Tante gue pernah ngomong 'Kalo istri sampai dipukul suami, istrinya ngapain sampai dipukul suami'
Gue bales dengan nada ga sopan 'Berarti kalo aku sampai mukul suami, dia juga harus ditanyain kenapa sampai aku mukul. Dia siapa punya kuasa mukul anak orang, sampah'
Dia bete
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. โ ๏ธ
ALERTA
Foto ini nunjukin kalo anak-anak kecil ikut naik truk demo bersama spanduk dan megaphone.
Di Batam dan beberapa daerah, siswa SD dilibatkan dalam aksi dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anak usia SD belum paham isu rumit seperti korupsi BGN atau anggaran negara.
Ngelibatin mereka lewat Dinas Pendidikan dan sekolah itu jelas ngelanggar netralitas pendidikan.
Pasal 15 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menyatakan anak berhak dilindungi dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.
Ini kerasa kayak cara paksa bangun narasi dukungan saat MBG dikritik keras.
Anak harus dilindungi, bukan dijadikan alat politik. KPAI perlu segera memeriksa kasus ini. Perlu kami turun tangan lagi buat pelaporanya?